Perlu Anda Ketahui Penyakit Kucing Anggora yang Satu Ini

Penyakit Kucing Anggora – Sebagai pemilik kucing, kita perlu mengetahui macam – macam penyakit kucing anggora yang perlu diwaspadai.

Dikarenakan penyakit yang dialami kucing bisa saja menyebabkan kematian.

Sebagai pemilik kucing tentu saja kita tidak ingin hal itu terjadi.

penyakit kucing anggora di indonesia 200x135 - Perlu Anda Ketahui Penyakit Kucing Anggora yang Satu IniMaka dari itu kita sebagai pemilik kucing harus merawat kucing kita dengan baik dan sepenuh hati, agar terhindar dari penyakit kucing yang dapat menyebabkan kematian pada kucing yang kita miliki.

Secara fisik memang kucing anggora itu memiliki daya tahan tubuh yang lebih bagus jika kita bandingkan dengan kucing persia, karena kucing persia secara umumnya memiliki daya tahan tubuh yang lemah atau kurang bagus.

Oleh karena itu lah anda sebagai pemilik kucing anggora perlu mewaspadai penyakit kucing yang dapat menyebabkan kematian pada kucing anda.

Berikut ini adalah beberapa penyakit kucing anggora yang sering terjadi

1.Penyakit kucing muntah

Penyakit kucing anggora yang pertama adalah Penyakit kucing muntah.

Penyakit ini tidak hanya terjadi pada kucing anggora saja, tetapi kucing persia juga dapat terkena penyakit ini.

Penyakit muntah pada kucing ini tergolong menjadi dua jenis yaitu muntah karena penyakit dan muntah secara alami.

Dikarenakan kucing memiiliki daya tahan tubuh yang rendah hal ini yang akan menyakibatkan kucing muntah sacara alami tetapi hal ini tidak perlu anda cemaskan.

Sebenarnya kucing yang muntah dikarenakan oleh penyakit lah yang perlu anda waspadai.

Kita dapat mengetahui kucing muntah karena penyakit bisa dari mulut kucing yang berbau dan banyak lagi yang lainnya.

2.Penyakit kucing Cacingan

Penyakit kucing anggora yang kedua adalah penyakit kucing cacingan.

Penyakit ini sering kali menyerang pada kucing anggora.

Kucing yang sering main di luar biasanya akan sangat mudah terkena penyakit cacingan ini.

Cacing tersebut suka berada di dalam tahan dan pasir, sedangkan kucing sendiri suka bermain dengan tanah dan pasir.

Jika kucing sudah terkena penyakit cacingan, maka kucing akan menjadi kurus dan susah gemuk.

Tidak hanya akan menyebabkan hal itu saja, tetapi kucing pun akan merasa tidak bertenaga dan seting lemas.

Karena cacing dapat berkembang hingga sampai 2 kaki yang dapat menyerang usus kucing.

Penyakit ini perlu anda waspadai karena penyakit ini baru dapat di ketehui jika sudah semakin parah, dikarenakan gejala penyakit acingan ini tidak dapat terliat.

Gejala kucing jika mengalami penyakit cacingan yang sudah parah yaitu, muntah-muntah, tidak kunjung gemuk walaupun sudah mengkonsumsi makanan yang banyak, kucing menjadi selalu haus, terlihat lemas pada kucing, secara drastis berat badan kucing akan menurun.

3.Penyakit kucing kutu

Penyakit kucing anggora yang ketiga adalah penyakit kucing kutu. Penyakit kutu tersebut sering terjadi pada kucing anggora, dikarenakan kebersihan bulu dan kulit yang kurang baik.

Penyakit kutu ini dapat juga tertular dari kucing lain dikarenakan oleh hal serupa.

Resiko tertularnya penyakit kutu ini dikarenakan kutu dapat berpindah tempat dari tempat satu ke tempat lain dengan sangat mudah.

Jangan heran jika kutu ini hanya dalam hitungan hari kutu dapat berkembang biak dengan sangat cepat.

Jika tidak segeera diatasi maka cacing tersebut bisa menyakibatkan radang yang dapat melebar di permukaan kulit kucing, hal ini dapat mengganggu kesehatan kucing.

Jika kucing seriing kali menggaruk tubuh nya dengan menggunakan kaki itu berarti kucing sudah terkena penyakit kutu yang tak kasat mata, jika di perhatikan lebih jelih lagi pada bulu kucing maka kutu tersebut akan tampak.

Kita sebagai pemilik kucing butuh kesabaran dan ketelatenan untuk mengatasi kutu tersebut.

Untuk mengatasi kutu tersebut kita dapat menggunakan cara seperti memandikan kucing dengan sampo penghilang kutu, bisa juga dengan cara memasukaan obat herbal melalu mulut kucing jika kita ingin mendapatkan hasil yang lebih efektif.

4.Penyakit kucing mata

Penyakit kucing anggora yang ke empat adalah penyakit kucing mata.

Karena kucing adalah hewan nocturnal maka aset terpenting bagi kucing pada dasarnya adalah mata.

Hewan yang hidup di malam hari biasa disebut sebagai hewan nocturnal.

Hampir sama dengan hewan kelewar yang di mana dia akan mengeluarkan cahaya pada matanya jika sudah malam hari.

Jika sudah terkena penyakit ini secara otomatis penglihatan kucing akan menjadi berkurang.

Penyakit mata yang sering terjadi pada kucing biasanya adalah radang selaput mata atau konjungtivitar, Glaukoma, trauma, katarak, Serangan virus, Penyakit renita, dll.

Biasanya yang sering terjadi pada kucing jika sudah terkena penyakit ini antara lain dengan munculnya gejala seperti mata suka berair, bulu kucing sering basah, sering mengeluarkan cairan kental, kotoran di sudut mata, mata juling, mata kucing menjadi sayu, dll.

5.Penyakit kucing jamur

Penyakit kucing anggora yang kelima adalah penyakit kucing jamur.

kutu jamur yang bersifat parasit lah yang dapat menyebabkan kucing menjadi gatal.

Istilah lain dari jamur biasa disebut dengan gundik, gudik tersebut bisa saja menyerang pada bagian muka yang tidak tertutup bulu dan juga telinga tidak hanya bagian itu saja yang bisa terdapat jamur tetapi pada bagian kaki kucing juga bisa terdapat jamur.

Sebagai pemilik kucing anda bisa mengatasinya dengan menggunakan sampo, salep, dll.

Usahakan juga agara bulu kucing tetap kering agar dapat meminimalisir pertumbuhan jamur.

6.Penyakit kucing saluran kencing

Penyakit kucing anggora yang ke enam adalah penyakit kucing saluran kencing.

Penyakit saluran kucing ini sering kali di sepeleka oleh anda sebagai pemilik kucing.

Bukan hanya pada manusia saja penyakit saluran kencing ini dapat terjadi, kucing juga dapat terkena penyakit saluran kencing.

Pemicu terjadinya penyakit saluran kencing ini di karenakan kucing terlalu banyak mengkonsumsi mineral terutama magnesium.

Gejala yang di akibatkan oleh penyakit ini adalah kencing darah, buang air kecil menjadi susah, dehidrasi, nafsu makan kucing pun menjadi menurun dan sering kali kucing melakukan yang seperti menjilat kelaminnya sendiri.

Anda sebagai pemilik kucing harus lah membawa kucing yang terkena penyakit ini ke dokter hewan, karena jika tidak segera di bawa kepada dokter hewan maka akan menyebabkan ketidak nyamanan pada kucing.

Ingat sobat, hewan yang rentang terkena penyakit itu adalah kucing.

Daya tahan tubuh kucing yang rendah lah yang membuat kucing menjadi rentang terkena penyakit.

Tags: