Panduan Merawat Anak Kucing Persia Menurut Pakarnya

Cara Merawat Bayi Kucing – Bagi anda yang mempunyai anak kucing persia baru lahir pasti nya bakal menemui beberapa kesulitan tersendiri dalam hal merawat anak kucing persia. Benar begitu?

Memang, dalam merawat anak kucing persia yang baru lahir itu bukanlah hal yang mudah.

Karena bayi kucing yang baru lahir itu sangatlah membutuhkan perhatian dan perawatan di setiap saat.

Ada metode atau cara tersendiri dalam merawat anak kucing tersebut.

termasuk memberi makan bayi kucing, menjaga bayi kucing tetap hangat, dan bahkan membantu bayi kucing tersebut untuk buang air.

Untuk menghasilkan perkembangan kucing agar tumbuh dengan sehat, maka peran anda dalam merawat anak kucing persia ini haruslah dengan cara yang baik.

Lalu, untuk merawat anak kucing persia yang benar itu bagaimana sih?

Anda tidak perlu bingung harus menyiapkan apa saja untuk merawat anak kucing persia yang baru lahir tersebut.

merawat anak kucing e1513290777502 - Panduan Merawat Anak Kucing Persia Menurut Pakarnya

Berikut ini tahap – tahap yang perlu anda lakukan dalam merawat anak kucing persia yang baru lahir:

1.Melihat Situasinya

Untuk merawat anak kucing persia yang baru lahir itu bergantung pada situasinya.

Yang dimaksud seperti ini, apakah si induk kucing masih merawat bayinya atau tidak.

Jika induk kucing sudah tidak merawat atau mempedulikan anaknya, anda harus menyediakan segala sesuatu yang seharusnya disediakan induk kucing pada anaknya.

Seperti memberikan makanan untuk anak kucing, kehangatan, dan bantuan untuk buang air.

Akan tetapi perlu anda ingat, jangan terburu – buru mengambil keputusan.

Pertimbangkan terlebih dahulu situasi yang akan anda hadapi sebelum anda memulai untuk merawat anak kucing persia itu.

Jika anda menemukan anak kucing yang ditinggalkan atau terpisah dari induknya, perhatikan ia terlebih dahulu dari jauh.

Hal ini perlu anda lakukan untuk melihat apakah induk kucing kembali pada anaknya lagi atau tidak.

Akan tetapi jika anda melihat anak kucing dalam keadaan berbahaya, anda harus berbuat sesuatu tanpa harus menunggu kedatangan si induk.

Contohnya saja seperti ini, jika anda melihat anak kucing kedinginan, ditinggalkan di tempat yang membuat kucing bisa tertabrak atau terinjak, atau berada di tempat yang membuatnya bisa diserang anjing.

2.Meminta Bantuan Dokter Hewan

Janganlah anda merawa bahwa harus merawat anak kucing persia tersebut sendirian.

Karena untuk merawat anak kucing yang baru lahir itu adalah tugas yang sangat sulit.

Contohnya saja seperti ini, anda mungkin tidak memiliki segala hal yang dibutuhkan untuk memastikan keselamatan atau kesehatan si anak kucing.

Maka dari itu, mintalah bantuan kepada dokter hewan untuk hal tersebut.

Kemungkinan mereka akan membantu anda untuk menyusui anak kuicng menggunakan botol, agar anak kucing mendapatkan nutrisi yang dia butuhkan.

3.Menyiapkan Tempat Tinggal ( pet carrier )

Yang pertama anda membutuhkan pet carrier atau keranjang hewan untuk tempat tinggal anak kucing.

Tujuannya untuk menciptakan perasaan aman dan nyaman pada bayi kucing.

Gunakan handuk atau kain lembut pada pet carrier agar lebih terasa familiar.

4.Menjaga Kesehatan Induk Kucing

Pada saat anak kucing masih bersama induknya dan masih merawat anak-anaknya dengan baik, maka anak kucing akan lebih baik dirawat oleh induknya sendiri.

Kenapa? Karena anak kucing persia masih menyusui kepada induknya.

Akan tetapi, Anda masih bisa membantu dengan menyediakan makanan bayi kucing dan tempat berteduh untuk si induk.

Pastikan induk kucing mendapat asupan agar tubuhnya tetap sehat, jangan sampai induk kucing terkena penyakit.

karena jika si Induk terkena penyakit, bisa saja penyakit itu tertular kepada anak kucing.

Maka dari itu berikan asupan makanan bayi kucing yang bagus dan jaga lingkungan tempat tinggal si kucing.

Pastikan anda menyimpan makanan dan tempat berteduh untuk kucing di area yang berbeda, karena ia mungkin tidak akan mau menerimanya jika makanan dan tempat berteduh dijadikan satu.

5.Memberikan Asupan pada Anak Kucing

Berikanlah asupan yang baik kepada anak kucing dalam merawat anak kucing persia, seperti memberikan susu, air mineral dan makanan.

Karena anak kucing yang sedang dalam masa pertumbuhan itu sangat membutuhkan asupan gizi yang banyak.

Untuk persediaan makanan dan minumannya, pastikan tercukupi.

Satu hal yang perlu anda perhatikan kawan, untuk jenis makanan yang bisa anda siapkan untuk anak kucing tergantung pada usianya.

Pastikan untuk bertanya kepada dokter hewan mengenai kebutuhan makanan untuk anak kucing.

Jadi jangan sembarangan memberikan asupan pada anak kucing ya, agar pertumbuhan anak kucing tidak mengalami masalah.

Pada saat pemberian asupan sebaiknya anda menggunakan wadah berbahan stainless steel karena ada anak kucing yang alergi terhadap plastik.

Dan jangan lupa juga untuk mencuci wadah makan dan minumnya setiap hari agar tetap bersih dan kucing menjadi terhindar dari penyakit.

Ada hal yang perlu anda perhatikan dalam pemberian susu, air, dan makanan pada anak kucing.

A.Susu

Untuk anak kucing persia umur 1-3 bulan biasanya masih menyusui kepada induknya.

Namun jika kamu ingin memberikan susu kepada anak kucing tentu tidak akan masalah.

Tetapi yang perlu diperhatikan dalam pemberian susu jangan memberi susu sapi pada anak kucing.

Karena anak kucing sulit untuk mencernanya.

Coba berikan susu formula khusus untuk anak kucing.

B.Air

Tentunya dalam menyediakan air mineral ini haruslah bersih.

Dan tempat air minum tersebut juga harus steril yaa kawan.

Oh iya kawan, untuk penempatan airnya harus cukup rendah supaya anak kucing bisa menjangkaunya

Pilihlah tempat air minum yang cukup berat untuk diberikan pada anak kucing, supaya airnya tidak tumpah.

Karena pada biasanya anak kucing suka bermain – main dengan air, menarik – nari tempat air minumnya.

C.Makanan

Untuk makanan anak kucing harus lebih diperhatikan, apalagi untuk anak kucing yang baru berusia 1 sampai 3 bulan.

Sebelum anda membeli produk makanan untuk anak kucing, sebaiknya anda memperhatikan kategorinya terlebih dahulu.

Apakah kategori produk makanannya itu adult ( kucing dewasa ) atau kitten ( anak kucing ).

Untuk saran pemberian makanan pada anak kucing, sebaiknya sebagai berikut:

Saat anak kucing berusia 6-12 minggu, kurangi susu formula dan mulailah berikan makanan anak kucing yang kering.

Berikan makanan ini pada anak kucing sebanyak 4 kali dalam sehari.

1.Saat anak kucing berusia 1-2 tahun, berilah ia makanan dengan menggunakan botol setiap 1-2 jam sekali, tentunya denang formula pengganti susu komersial.

Tapi ingat ya kawan, jangan berikan susu sapi untuk anak kucing, karena susu sapi itu terlalu sulit untuk dicerna anak kucing.

2.Saat anak kucing berusia 3-4 tahun, sediakan larutan susu formula dan makanan anak kucing yang terlebih dahulu sudah dilembutkan dengan air.

Jangan lupa menaruh makanannya di wadah yang rendah.

Berilah anak kucing makanan ini sebanyak 4-6 kali dalam sehari.

6.Timbang Berat Badan Anak Kucing

Hal ini perlu anda lakukan untuk memastikan bahwa anak kucing mendapatkan nutrisi yang sesuai atau tidak.

Karena dengan bertambahnya berat badan kucing maka itu berarti anak kucing mendapatkan nutrisi yang sesuai.

Maka dari itu dalam hal menimbang berat badan anak kucing ini perlu anda lakukan minimal seminggu sekali, dan jangan lupa untuk mencatat berat badannya.

Pada umumnya untuk anak kucing yang normal itu berat badan mereka akan bertambah 1 3/4 sampai 3 1/2 ons per minggunya.

Jika berat badan anak kucing sulit bertambah, segeralah hubungi dokter hewan.

8.Biarkan Anak Kucing Bersama Induknya

anak kucing dengan induknya e1513291893945 - Panduan Merawat Anak Kucing Persia Menurut Pakarnya

Pada dasarnya induk kucing akan marah jika anaknya terlalu sering dipegang oleh manusia.

Jadi alangkah baiknya anda membiarkan anak kucing bersama induknya.

Akan tetapi pada anak kucing yang berusia 2-7 minggu itu sangatlah membutuhkan sentuhan anda agar anak kucing nantinya terbiasa dipegang oleh manusia.

9.Pegang Anak Kucing Dengan Lembut

Perlu anda ketahui, pada saat memegang anak kucing yang baru lahir itu perlu berhati – hati.

Jika ada anak kecil yang ingin memegang anak kucing, ajarkanlah kepadanya cara memegang anak kucing dengan lembut.

Dan jangan pernah sesekali anda membiarkan anak kecil memegang anak kucing tanpa pengawasan.

Karena tubuh anak kucing sangatlah rapuh, maka dari itu jangan sampai anak kucing menjadi cidera yang disebabkan oleh anak kecil.

10.Memberikan Tempat Tinggal Untuk Anak Kucing

Untuk yang satu ini anda bisa membuatnya sendiri di rumah, salah satunya anda bisa membuatnya dengan menggunakan kardus.

Jadi anda tidak perlu untuk membeli tempat tidur yang mahal untuk anak kucing.

Tapi ingat ya kawan, pastikan tempat yang anda sediakan itu hangat, kering, dan nyaman untuk anak kucing.

Untuk pemberian tempat tinggal anak kucing jangan anda anggep sepele ya kawan, karena bisa saja kucing akan terkena penyakit jika anda anggap sepele hal ini.

Dan pastikan tempat tinggal yang anda pilih untuk anak kucing itu udah aman dan terhindar dari angin yang dapat membuat kucing kedinginan.

Agar anak kucing tidak kedinginan, anda biasa menggunakan handuk atau selimut untuk alas di tempat tinggal anak kucing.

11.Buatlah Anak Kucing Selalu Hangat

Usahakan agar anak kucing selalu hngat ya kawan.

Karena tubuh mereka yang masih kecil dan bulunya yang belum lebat itu cenderung membuat kucing menjadi kedinginan.

Hal ini perlu anda lakukan jika induk kucing tidak ada.

Anda harus menyediakan pemanan untuk anak kucing, atau botol yang berisi air minung hangat yang dibungkus menggunakan handuk.

Melakukan hal semacam ini bertujuan untuk menjaga anak kucing selalu hangat.

12.Memberikan Ruang Gerak Untuk Anak Kucing

Jangan sampai anda melupakan yang satu ini ya onty.

Dalam menyediakan tempa tinggal untuk anak kucing, diusahakan anda memberikan tempat yang cukup luas untuk ruang gerak anak kucing.

Karena merawat anak kucing persia yang berumur 3 bulan biasanya itu masih sangat lincah dan ingin bermain – main.

Salain itu juga jangan sampai tempat tinggal anak kucing persia lembab.

13.Sediakan Litter Box ( kotak pasir )

Memperhatikan tempat pembuangan kotoran atau litter box juga termasuk dalam cara merawat anak kucing tanpa induk yang baik.

Usahakan agar anda menyediakan kotak pasir yang lebih besar dari ukuran tubuhnya agar pasirnya tidak berceceran keluar.

Pilih pasir berdaya serap tinggi dan cuci bersih kotaknya menggunakan sabun seminggu sekali dan sebulan sekali gunakan disinfektan.

Saat membersihkan kotorannya jangan lupa untuk selalu gunakan sarung tangan, dan cuci tangan dengan sabun antiseptik.

14.Membantu Anak Kucing Buang Air

Jika induk kucing masih ada biarkanlah induk kucing yang membangtuk anaknya untuk membuang air.

Biasanya induk kucing akan membantu anaknya untuk membuang air selama beberapa minggu awal kehalihannya.

Hal yang induk kucing lakukan untuk membantuk anaknya buang air pada umumnya seperti menjilati daerah kelamin bayi – bayinya.

Dan jika induk kucing tidak ada, maka anda harus membantu anak kucing tersebut untuk buang air selama beberapa minggu awal setelah kelahirannya.

Gunakanlah kain lap atau kapas basah untuk mengusap – usap daerah kelamin anak kucing.

Setelah melakukan hal itu pastikan anak kucing sudah kering sebelum anda mengembalikannya ke tempat tinggalnya.

15.Ajari Kucing Untuk Buang Air Pada Litter Box

Saat anak kucing menginjak usia 4 minggu, anak kucing sudah siap untuk mulai menggunakan kotak pasir ( litter box ).

Untuk anda mengajarkannya pada anak kucing cukup dengan meletakkan anak kucing di dalam kotak pasir setelah anak kucing selesai makan.

Biarkanlah anak kucing menggunakan kotak pasir untuk beberapa menit setelah dia makan.

Saat anak kucing sudah selesai menggunakannya anda jangan lupa untuk mengembalikan dia kembali ke tempat semula.

16.Waspadai Adanya Masalah

Pada saat anda menyadari bahwa ada anak kucing yang tidak buang air saat diletakkan di atas kotak pasir.

Maka segeralah anda menghubungi dokter hewan untuk mengetahui apa yang terjadi.

Penyebab anak kucing tidak buang air bisa saja dikarenakan menderita penyakit sembelit atau ada penyumbatan pada sistem pencernaannya.

17.Memberikan Vaksin Pada Anak Kucing

Untuk anda yang memelihara anak kucing persi, janganlah lupa untuk memberikan vaksin atau obat yang berguna untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh kucing.

Saran untuk anda jika belum mengetahui bagaimana caranya untuk memberikan vaksin kepada kucing, sebaiknya segera pergi ke dokter hewan saja.

Agar dokter hewan memberikan vaksin atau obat untuk kucing, agar tidak terjadi suatu hal yang tidak diinginkan kepada kucing.

18.Memberikan Kasih Sayang Pada Anak Kucing

menjinakan kucing e1513174858756 - Panduan Merawat Anak Kucing Persia Menurut Pakarnya

Dalam merawat anak kucing persia yang terakhir adalah dengan memberikan kasih sayang pada kucing.

Anda bisa memberikan sentuhan lembut kepada si anak kucing supaya dia nyaman dan mengenali anda.

Kemudian beri dia mainan seperti bandul atau mainan khusu kucing lainnya.

19.Menyediakan Mainan Untuk Anak Kucing

Mengingat bahwa tubuh anak kucing masih kecil dan rapuh.

Usahakan untuk menyediakan mainan yang aman pada anak kucing ya kawan.

Agar lebih aman lagi, selalu temani anak kucing anda saat bermain.

Beberapa mainan yang dapat dicoba misalnya:

A.Bola berlonceng

B.Tikus-tikusan dengan catnip

C.Hewan karet.

Anda tidak harus selalu membeli mainan kucing di toko hewan ko kawan.

Karena benda – benda yang berada di rumah anda juga bisa digunakan untuk mainan kucing, seperti:

A.Bola tenis

B.Bekas gulungan tisu toilet

C.Kotak sepatu

D.Bola kertas

E.Bekas gulungan benang jahit

Usahakan anda menjauhkan beberapa mainan yang berbahaya untuk kucing, seperti:

A.Karet gelang

B.Gabus

C.Kawat

D.Kertas aluminium atau plastik pembungkus makanan ( cellphane )

Tips yang akan berguna untuk anda

A.Jangan ragu untuk meminta bantuan dokter hewan atau penampungan hewan.

Mereka mungkin mempunyai orang yang bersedia membantu anda untuk merawat anak kucing tersebut sehingga akan meningkatkan kemungkinan hidupnya.

B.Jangan biarkan anak kecil yang berusia di bawah 8 tahun untuk memegang anak kucing tanpa pengawasan dan sebelum kucing mencapai usia 5-6 minggu.

Walaupun merawat kitten atau anak kucing persia punya kendala tersendiri dibanding kucing yang lain, namun saat memeliharanya dan melihat ia tumbuh.

Kita dapat merasakan rasa senang tersendiri dan bisa meningkatkan mood kita.

Jangan lupa untuk share artikel dari kucing.org ini supaya teman-teman catlovers yang lainnya tahu bagaimana cara merawat anak kucing persia.

Dari pada hanya membacanya, mengapa anda tidak membuktikannya sendiri!

Pencarian Terbaru:

Tags: