Waspadai Akibat Bulu Kucing pada Manusia

Akibat Bulu Kucing – Setiap orang yang menyukai kucing tentu saja sangat mendambakan kucing yang berbulu tebal.

Akan tetapi apakah anda tau akibat bulu kucing yang tebal pada manusia?

Berikut ini adalah rangkuman tentang akibat bulu kucing pada manusia

dampak bulu kucing pada manusia 200x135 - Waspadai Akibat Bulu Kucing pada ManusiaSebagai seoranng pecinta kucing akan merasa gemas jika melihat seekor kucing yang berbulu tebal di hadapannya terlebih lagi bila kucing itu lincah, sampai ingin mengajak main kucing tersebut.

Seekor kucing memang lah lincah bergerak kesana – kemari dan suka beemain di luar.

Akan tetapi jika kita kurang begitu mengawasi kucing, maka ia bisa saja bermain di tempat kotor yang dapat membawa bakteri atau parassit.

Untuk wanita yang sedang hamil atau ibu hamil sebaiknya lebih berhati hati lagi terhadap dampak dari bulu kucing, karena dapat mengakibatkan gangguan daya tahan tubuh yang bisa mengganggu perkembangan sang janin.

Beberapa contoh akibat bulu kucing pada manusia:

Berikut ini beberapa rangkuman aladokter untuk mengetahui lebih lanjut lagi tentang akibat bulu kucing pada manusia.

  1. Penyakit Cakar Kucing (Car Scratch Disease)Penyakit Cakar kucing terjadi karena adanya bakteri Bartonella Henselae yang berpindah dari tubuh kucing ke tubuh manusia yang diakibatkan oleh cakaran kucing.Bukan hanya itu saja, tetapi pada bulu kucing pun bisa terdapat bakteri tersebut.Conntohnya:ketika kita usai mengelus bulu kucing lalu mengucek mata pun bakteri Bartonella Henselae dapat berpindah.Kita dapat mengetahui gejala ini jika sudah ada benjolan kecil disertai mual, muntah, demam dan radang.Penyakit ini akan berlangsung kurang lebih 10 hari.

    Tenang saja kawan penyakit ini tidak akan ada efeck yang serius ko jika kita mempunyai daya tahan tubuh yang kuat.

  2. RingwormRingworm atau kurap adalah penyakit yang sering kali ditularkan melalui bulu kucing.Gejala ringworm kurang lebih hampir mirip dengan penyakir cakar kucinng, seperti adanya benjolan kecil berwana coklat serta bersisik yang disertai gatal.
  3. Gejala infeksiPada dasarnya infeksi ini tidak akan terlihat secara fisik, maka dari itu kita harus menghindarii gejala infeksi ini.Kenapa kita harus menghindari infeksi ini??Dikarenakan penyakit yang akan dialami sebagai berikut:Hidrosefalus, demam, penyakit kuning, sampai ke pembesaran hati.Penyakit infeksi ini diakibatkan adanya bakteri yang menempel di bulu kucing.
  4. Toksoplasmosis (Toxoplasma)Hal yang sebenernya membuat bulu kucing manjadi berbahaya itu dikarenakan adanya parasit yang berada pada bulu kucing, sebagai mana sebelumnya di terangkan di atas.Adanya parasit di bulu kucing bukan hanya karena dia bermain di tempat kotor saja, tetapi bisa saja berasal dari tempat makan kucing yang tidak begitu terurus sehingga bakteri yang bersifat parasit terdapat di tempat makan kucing.Oleh karena itu kita harus lebih memperatikan kebersihan kucing beserta lingkungan sekitar.
  5. Dampak bulu kucing pada ibu hamilBagi ibu yang sedang hamil sebaiknya lebih waspada lagi terhadap bulu kucing, karena dapar berpengaruh besar terhadap bayi yang di kandung.Dari bulu kucing tersebut dapat mengakibatkan bayi menjadi tidak normal atau cacat, yang lebih parahnya lagi bayi dapat terjadi keguguran karena diakibatkan dari bakteri atau parasit yang berada di bulu kucing.
  6. AsmaAsma ini bisa terjadi dikarenakan adanya virus yang terdapat di bulu kucing.Terjadinya penyakit asma pada manusia diikarenakan pada saat kita bermain bersama kucing dengan tidak sengaja virus yang berada di bulu kucing terhirup oleh kita.Tetapi tenang saja, penyakit asma ini bisa dengan mudah kita deteksi.Jika sudah terjadi penyakit asma pada kita di akibatkan oleh virus yang berada di bulu kucing, segeralah konsultasi pada dokter.
  7. AlergiSelain penyakit yang di terangkan di atas, bulu kucing pun dapat menyebabkan alergi pada tubuh kita yang dapat terlihat dengan mudah seperti gejala flu, gataal, dll.Alergi ini bulu kucing ini dapat bereaksi secara langsung maupun tidak langsung kepada tubuh kita seperti tiba – tiba kita langsung bersin, pilek, mata terasa gatal, dll.

Tips untuk menghindahi akibat bulu kucing pada manusia

Jika kita memiliki kucing, seharusnya kita mesti lebih mempperhatikan lagi kebersihan dan kesehatan kucing terutama pada bulu kucing agar tidak terdapat virus yang bisa tesinfeksi kepada kita.

[irp posts=”403″ name=”Beberapa jenis makanan kucing anggora terbaik”]

Kita bisa meminimlisir virus atau bakteri yang terdapat pada kucing dengan cara melakukan perawatan yang benar dan secara rutin.

Berikut tips agar dapat menghindari dampak bulu kucing pada manusia:

1.Tidak memberikan makanan sembarangan

Dengan cara memberikan makanan yang bervitamin atau makanan yang berprotein terhadap kucing itu bisa membuat pencernaan kucing menjadi lancar.

2.Membersihkan kucing

Dengan cara memandikan kucing menggunakan shampo khusus kucing maka kucing tersebut akan menjadi bersih.

Tujuan membersihkan kucing adalah untuk menhilangkan kutu, jamur, parasit, dll.

3.Vaksinasi

Sebagai seorang pemilik kucing, setidaknya kita harus memberikan vaksin terhadap kucing agar meningkatkan kekebalan kucing biar terhindar dari bakteri.

4.Menyediakan tempat khusus untuk kotoran kucing

Menyediakan tempat khusus untuk kotoran kucing agar si kucing tidak membuang kotoran sembarangan adalah hal yang dapat bermanfaat untuk kamu sebagai pemilik kucing agar membuat kucing tetap bersih dan sehat.

Demikian lah info tentang akibat bulu kucing pada manusia.

Semoga materi ini bermanfaat untuk kalian ya guyss…

Dan jangan lupa untuk share pengetahuan ini ya, agar para catlovers lainnya bisa tahu.

Salam catlovers.

Tags: