Panduan Merawat Anak Kucing Persia Menurut Pakarnya

merawat anak kucing

Cara Merawat Bayi Kucing – Bagi anda yang mempunyai anak kucing persia baru lahir pasti nya bakal menemui beberapa kesulitan tersendiri dalam hal merawat anak kucing persia. Benar begitu?

Memang, dalam merawat anak kucing persia yang baru lahir itu bukanlah hal yang mudah.

Karena bayi kucing yang baru lahir itu sangatlah membutuhkan perhatian dan perawatan di setiap saat.

Ada metode atau cara tersendiri dalam merawat anak kucing tersebut.

termasuk memberi makan bayi kucing, menjaga bayi kucing tetap hangat, dan bahkan membantu bayi kucing tersebut untuk buang air.

Untuk menghasilkan perkembangan kucing agar tumbuh dengan sehat, maka peran anda dalam merawat anak kucing persia ini haruslah dengan cara yang baik.

Lalu, untuk merawat anak kucing persia yang benar itu bagaimana sih?

Anda tidak perlu bingung harus menyiapkan apa saja untuk merawat anak kucing persia yang baru lahir tersebut.

merawat anak kucing

Berikut ini tahap – tahap yang perlu anda lakukan dalam merawat anak kucing persia yang baru lahir:

1.Melihat Situasinya

Untuk merawat anak kucing persia yang baru lahir itu bergantung pada situasinya.

Yang dimaksud seperti ini, apakah si induk kucing masih merawat bayinya atau tidak.

Jika induk kucing sudah tidak merawat atau mempedulikan anaknya, anda harus menyediakan segala sesuatu yang seharusnya disediakan induk kucing pada anaknya.

Seperti memberikan makanan untuk anak kucing, kehangatan, dan bantuan untuk buang air.

Akan tetapi perlu anda ingat, jangan terburu – buru mengambil keputusan.

Pertimbangkan terlebih dahulu situasi yang akan anda hadapi sebelum anda memulai untuk merawat anak kucing persia itu.

Jika anda menemukan anak kucing yang ditinggalkan atau terpisah dari induknya, perhatikan ia terlebih dahulu dari jauh.

Hal ini perlu anda lakukan untuk melihat apakah induk kucing kembali pada anaknya lagi atau tidak.

Akan tetapi jika anda melihat anak kucing dalam keadaan berbahaya, anda harus berbuat sesuatu tanpa harus menunggu kedatangan si induk.

Contohnya saja seperti ini, jika anda melihat anak kucing kedinginan, ditinggalkan di tempat yang membuat kucing bisa tertabrak atau terinjak, atau berada di tempat yang membuatnya bisa diserang anjing.

2.Meminta Bantuan Dokter Hewan

Janganlah anda merawa bahwa harus merawat anak kucing persia tersebut sendirian.

Karena untuk merawat anak kucing yang baru lahir itu adalah tugas yang sangat sulit.

Contohnya saja seperti ini, anda mungkin tidak memiliki segala hal yang dibutuhkan untuk memastikan keselamatan atau kesehatan si anak kucing.

Maka dari itu, mintalah bantuan kepada dokter hewan untuk hal tersebut.

Kemungkinan mereka akan membantu anda untuk menyusui anak kuicng menggunakan botol, agar anak kucing mendapatkan nutrisi yang dia butuhkan.

3.Menyiapkan Tempat Tinggal ( pet carrier )

Yang pertama anda membutuhkan pet carrier atau keranjang hewan untuk tempat tinggal anak kucing.

Tujuannya untuk menciptakan perasaan aman dan nyaman pada bayi kucing.

Gunakan handuk atau kain lembut pada pet carrier agar lebih terasa familiar.

4.Menjaga Kesehatan Induk Kucing

Pada saat anak kucing masih bersama induknya dan masih merawat anak-anaknya dengan baik, maka anak kucing akan lebih baik dirawat oleh induknya sendiri.

Kenapa? Karena anak kucing persia masih menyusui kepada induknya.

Akan tetapi, Anda masih bisa membantu dengan menyediakan makanan bayi kucing dan tempat berteduh untuk si induk.

Pastikan induk kucing mendapat asupan agar tubuhnya tetap sehat, jangan sampai induk kucing terkena penyakit.

karena jika si Induk terkena penyakit, bisa saja penyakit itu tertular kepada anak kucing.

Maka dari itu berikan asupan makanan bayi kucing yang bagus dan jaga lingkungan tempat tinggal si kucing.

Pastikan anda menyimpan makanan dan tempat berteduh untuk kucing di area yang berbeda, karena ia mungkin tidak akan mau menerimanya jika makanan dan tempat berteduh dijadikan satu.

5.Memberikan Asupan pada Anak Kucing

Berikanlah asupan yang baik kepada anak kucing dalam merawat anak kucing persia, seperti memberikan susu, air mineral dan makanan.

Karena anak kucing yang sedang dalam masa pertumbuhan itu sangat membutuhkan asupan gizi yang banyak.

Untuk persediaan makanan dan minumannya, pastikan tercukupi.

Satu hal yang perlu anda perhatikan kawan, untuk jenis makanan yang bisa anda siapkan untuk anak kucing tergantung pada usianya.

Pastikan untuk bertanya kepada dokter hewan mengenai kebutuhan makanan untuk anak kucing.

Jadi jangan sembarangan memberikan asupan pada anak kucing ya, agar pertumbuhan anak kucing tidak mengalami masalah.

Pada saat pemberian asupan sebaiknya anda menggunakan wadah berbahan stainless steel karena ada anak kucing yang alergi terhadap plastik.

Dan jangan lupa juga untuk mencuci wadah makan dan minumnya setiap hari agar tetap bersih dan kucing menjadi terhindar dari penyakit.

Ada hal yang perlu anda perhatikan dalam pemberian susu, air, dan makanan pada anak kucing.

A.Susu

Untuk anak kucing persia umur 1-3 bulan biasanya masih menyusui kepada induknya.

Namun jika kamu ingin memberikan susu kepada anak kucing tentu tidak akan masalah.

Tetapi yang perlu diperhatikan dalam pemberian susu jangan memberi susu sapi pada anak kucing.

Karena anak kucing sulit untuk mencernanya.

Coba berikan susu formula khusus untuk anak kucing.

B.Air

Tentunya dalam menyediakan air mineral ini haruslah bersih.

Dan tempat air minum tersebut juga harus steril yaa kawan.

Oh iya kawan, untuk penempatan airnya harus cukup rendah supaya anak kucing bisa menjangkaunya

Pilihlah tempat air minum yang cukup berat untuk diberikan pada anak kucing, supaya airnya tidak tumpah.

Karena pada biasanya anak kucing suka bermain – main dengan air, menarik – nari tempat air minumnya.

C.Makanan

Untuk makanan anak kucing harus lebih diperhatikan, apalagi untuk anak kucing yang baru berusia 1 sampai 3 bulan.

Sebelum anda membeli produk makanan untuk anak kucing, sebaiknya anda memperhatikan kategorinya terlebih dahulu.

Apakah kategori produk makanannya itu adult ( kucing dewasa ) atau kitten ( anak kucing ).

Untuk saran pemberian makanan pada anak kucing, sebaiknya sebagai berikut:

Saat anak kucing berusia 6-12 minggu, kurangi susu formula dan mulailah berikan makanan anak kucing yang kering.

Berikan makanan ini pada anak kucing sebanyak 4 kali dalam sehari.

1.Saat anak kucing berusia 1-2 tahun, berilah ia makanan dengan menggunakan botol setiap 1-2 jam sekali, tentunya denang formula pengganti susu komersial.

Tapi ingat ya kawan, jangan berikan susu sapi untuk anak kucing, karena susu sapi itu terlalu sulit untuk dicerna anak kucing.

2.Saat anak kucing berusia 3-4 tahun, sediakan larutan susu formula dan makanan anak kucing yang terlebih dahulu sudah dilembutkan dengan air.

Jangan lupa menaruh makanannya di wadah yang rendah.

Berilah anak kucing makanan ini sebanyak 4-6 kali dalam sehari.

6.Timbang Berat Badan Anak Kucing

Hal ini perlu anda lakukan untuk memastikan bahwa anak kucing mendapatkan nutrisi yang sesuai atau tidak.

Karena dengan bertambahnya berat badan kucing maka itu berarti anak kucing mendapatkan nutrisi yang sesuai.

Maka dari itu dalam hal menimbang berat badan anak kucing ini perlu anda lakukan minimal seminggu sekali, dan jangan lupa untuk mencatat berat badannya.

Pada umumnya untuk anak kucing yang normal itu berat badan mereka akan bertambah 1 3/4 sampai 3 1/2 ons per minggunya.

Jika berat badan anak kucing sulit bertambah, segeralah hubungi dokter hewan.

8.Biarkan Anak Kucing Bersama Induknya

anak kucing dengan induknya

Pada dasarnya induk kucing akan marah jika anaknya terlalu sering dipegang oleh manusia.

Jadi alangkah baiknya anda membiarkan anak kucing bersama induknya.

Akan tetapi pada anak kucing yang berusia 2-7 minggu itu sangatlah membutuhkan sentuhan anda agar anak kucing nantinya terbiasa dipegang oleh manusia.

9.Pegang Anak Kucing Dengan Lembut

Perlu anda ketahui, pada saat memegang anak kucing yang baru lahir itu perlu berhati – hati.

Jika ada anak kecil yang ingin memegang anak kucing, ajarkanlah kepadanya cara memegang anak kucing dengan lembut.

Dan jangan pernah sesekali anda membiarkan anak kecil memegang anak kucing tanpa pengawasan.

Karena tubuh anak kucing sangatlah rapuh, maka dari itu jangan sampai anak kucing menjadi cidera yang disebabkan oleh anak kecil.

10.Memberikan Tempat Tinggal Untuk Anak Kucing

Untuk yang satu ini anda bisa membuatnya sendiri di rumah, salah satunya anda bisa membuatnya dengan menggunakan kardus.

Jadi anda tidak perlu untuk membeli tempat tidur yang mahal untuk anak kucing.

Tapi ingat ya kawan, pastikan tempat yang anda sediakan itu hangat, kering, dan nyaman untuk anak kucing.

Untuk pemberian tempat tinggal anak kucing jangan anda anggep sepele ya kawan, karena bisa saja kucing akan terkena penyakit jika anda anggap sepele hal ini.

Dan pastikan tempat tinggal yang anda pilih untuk anak kucing itu udah aman dan terhindar dari angin yang dapat membuat kucing kedinginan.

Agar anak kucing tidak kedinginan, anda biasa menggunakan handuk atau selimut untuk alas di tempat tinggal anak kucing.

11.Buatlah Anak Kucing Selalu Hangat

Usahakan agar anak kucing selalu hngat ya kawan.

Karena tubuh mereka yang masih kecil dan bulunya yang belum lebat itu cenderung membuat kucing menjadi kedinginan.

Hal ini perlu anda lakukan jika induk kucing tidak ada.

Anda harus menyediakan pemanan untuk anak kucing, atau botol yang berisi air minung hangat yang dibungkus menggunakan handuk.

Melakukan hal semacam ini bertujuan untuk menjaga anak kucing selalu hangat.

12.Memberikan Ruang Gerak Untuk Anak Kucing

Jangan sampai anda melupakan yang satu ini ya onty.

Dalam menyediakan tempa tinggal untuk anak kucing, diusahakan anda memberikan tempat yang cukup luas untuk ruang gerak anak kucing.

Karena merawat anak kucing persia yang berumur 3 bulan biasanya itu masih sangat lincah dan ingin bermain – main.

Salain itu juga jangan sampai tempat tinggal anak kucing persia lembab.

13.Sediakan Litter Box ( kotak pasir )

Memperhatikan tempat pembuangan kotoran atau litter box juga termasuk dalam cara merawat anak kucing tanpa induk yang baik.

Usahakan agar anda menyediakan kotak pasir yang lebih besar dari ukuran tubuhnya agar pasirnya tidak berceceran keluar.

Pilih pasir berdaya serap tinggi dan cuci bersih kotaknya menggunakan sabun seminggu sekali dan sebulan sekali gunakan disinfektan.

Saat membersihkan kotorannya jangan lupa untuk selalu gunakan sarung tangan, dan cuci tangan dengan sabun antiseptik.

14.Membantu Anak Kucing Buang Air

Jika induk kucing masih ada biarkanlah induk kucing yang membangtuk anaknya untuk membuang air.

Biasanya induk kucing akan membantu anaknya untuk membuang air selama beberapa minggu awal kehalihannya.

Hal yang induk kucing lakukan untuk membantuk anaknya buang air pada umumnya seperti menjilati daerah kelamin bayi – bayinya.

Dan jika induk kucing tidak ada, maka anda harus membantu anak kucing tersebut untuk buang air selama beberapa minggu awal setelah kelahirannya.

Gunakanlah kain lap atau kapas basah untuk mengusap – usap daerah kelamin anak kucing.

Setelah melakukan hal itu pastikan anak kucing sudah kering sebelum anda mengembalikannya ke tempat tinggalnya.

15.Ajari Kucing Untuk Buang Air Pada Litter Box

Saat anak kucing menginjak usia 4 minggu, anak kucing sudah siap untuk mulai menggunakan kotak pasir ( litter box ).

Untuk anda mengajarkannya pada anak kucing cukup dengan meletakkan anak kucing di dalam kotak pasir setelah anak kucing selesai makan.

Biarkanlah anak kucing menggunakan kotak pasir untuk beberapa menit setelah dia makan.

Saat anak kucing sudah selesai menggunakannya anda jangan lupa untuk mengembalikan dia kembali ke tempat semula.

16.Waspadai Adanya Masalah

Pada saat anda menyadari bahwa ada anak kucing yang tidak buang air saat diletakkan di atas kotak pasir.

Maka segeralah anda menghubungi dokter hewan untuk mengetahui apa yang terjadi.

Penyebab anak kucing tidak buang air bisa saja dikarenakan menderita penyakit sembelit atau ada penyumbatan pada sistem pencernaannya.

17.Memberikan Vaksin Pada Anak Kucing

Untuk anda yang memelihara anak kucing persi, janganlah lupa untuk memberikan vaksin atau obat yang berguna untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh kucing.

Saran untuk anda jika belum mengetahui bagaimana caranya untuk memberikan vaksin kepada kucing, sebaiknya segera pergi ke dokter hewan saja.

Agar dokter hewan memberikan vaksin atau obat untuk kucing, agar tidak terjadi suatu hal yang tidak diinginkan kepada kucing.

18.Memberikan Kasih Sayang Pada Anak Kucing

Cara Menjinakan Kucing Liar

Dalam merawat anak kucing persia yang terakhir adalah dengan memberikan kasih sayang pada kucing.

Anda bisa memberikan sentuhan lembut kepada si anak kucing supaya dia nyaman dan mengenali anda.

Kemudian beri dia mainan seperti bandul atau mainan khusu kucing lainnya.

19.Menyediakan Mainan Untuk Anak Kucing

Mengingat bahwa tubuh anak kucing masih kecil dan rapuh.

Usahakan untuk menyediakan mainan yang aman pada anak kucing ya kawan.

Agar lebih aman lagi, selalu temani anak kucing anda saat bermain.

Beberapa mainan yang dapat dicoba misalnya:

A.Bola berlonceng

B.Tikus-tikusan dengan catnip

C.Hewan karet.

Anda tidak harus selalu membeli mainan kucing di toko hewan ko kawan.

Karena benda – benda yang berada di rumah anda juga bisa digunakan untuk mainan kucing, seperti:

A.Bola tenis

B.Bekas gulungan tisu toilet

C.Kotak sepatu

D.Bola kertas

E.Bekas gulungan benang jahit

Usahakan anda menjauhkan beberapa mainan yang berbahaya untuk kucing, seperti:

A.Karet gelang

B.Gabus

C.Kawat

D.Kertas aluminium atau plastik pembungkus makanan ( cellphane )

Tips yang akan berguna untuk anda

A.Jangan ragu untuk meminta bantuan dokter hewan atau penampungan hewan.

Mereka mungkin mempunyai orang yang bersedia membantu anda untuk merawat anak kucing tersebut sehingga akan meningkatkan kemungkinan hidupnya.

B.Jangan biarkan anak kecil yang berusia di bawah 8 tahun untuk memegang anak kucing tanpa pengawasan dan sebelum kucing mencapai usia 5-6 minggu.

Walaupun merawat kitten atau anak kucing persia punya kendala tersendiri dibanding kucing yang lain, namun saat memeliharanya dan melihat ia tumbuh.

Kita dapat merasakan rasa senang tersendiri dan bisa meningkatkan mood kita.

Jangan lupa untuk share artikel dari kucing.org ini supaya teman-teman catlovers yang lainnya tahu bagaimana cara merawat anak kucing persia.

Dari pada hanya membacanya, mengapa anda tidak membuktikannya sendiri!

Pencarian Terbaru:

Cara Mengatasi dan Penyebab Kenapa Kucing Tidak Mau Makan

Penyebab Kenapa Kucing Tidak Mau Makan, Penyakit Kucing, Makanan Kucing

Kucing sakit tidak mau makan – Kurang nafsu makan pada kucing sering dikeluhkan oleh owner kepada dokter hewan. Kondisi ini bukan merupakan suatu penyakit, namun menjadi efek dari adanya penyakit atau perubahan pola makan. Cukup sulit untuk mengetahui apa cara mengatasi dan penyebab kenapa kucing tidak mau makan.

Pada hewan yang tidak ingin makan umumnya akan terlihat lemas, tidur terus-menerus dan menjadi kurus, lantaran beragam sistem fisiologi badan tidak ada dari pembakaran lemak yang disimpan di jaringan badan.

Kucing Tidak Mau Makan, Penyakit Kucing, Makanan Kucing

Rasa khawatir, cemas, takut mungkin itu yang anda rasakan ketika kucing peliharaan anda tidak mau makan. Bahaya kucing tidak mau makan akan membuat tubuh kucing terlihat lemas, karena asupan gizi bagi tubuh yang selama ini harus dicukup sehari-hari tidak ada yakni makanan dan minuman.

Untuk Gejala klinis lainnya yang terjadi pada kucing akibat kurangnya nafsu makan antara lain adalah demam, lesi, dehidrasi, dan muntah. Selain itu jika kucing anda tidak makan, organ hatinya bisa rusak layaknya fungsi hati pada manusia dan pada akhirnya bisa mati kucingnya. Aduh, jangan sampai terjadi!

Biasanya sih kucing yang tidak mau makan itu ada beberapa penyebab. Untuk mensiasatinya kita akan bahas cara mengatasi kucing yang tidak mau makan. Sebelum mengetahui cara mengetasi kucing tidak mau makan sebaiknya anda mengetahui penyebab kenapa kucing tidak mau makan terlebih dahulu. Berikut ini beberapa penyebab kenapa kucing tidak mau makan:

 

Penyebab Kenapa Kucing Tidak mau Makan :

  1. Sakit Infeksi

    Penyebab kenapa kucing tidak mau makan yang pertama adalah infeksi pada kucing biasanya diakibatkan oleh virus maupun bakteri. Salah satu tanda agar anda mengetahui adanya infeksi yaitu terjadi demam. Kondisi tubuh yang lemah, gangguan pencernaan (muntah, diare), dan umumnya disertai dengan penurunan nafsu makan pada kucing.

    Infeksi yang diakibatkan virus biasanya akan memperlihatkan penurunan nafsu makan pada kucing yang cepat, karena infeksi yang dialami cukup berat. Penurunan nafsu makan kucing pada kondisi infeksi bisa terjadi dua atau 3 hari, reaksi kucing biasanya hanya makan sedikit saja atau tidak makan sama sekali.

  2. Penyakit Mulut Kucing

    Anda pernah sakit gigi atau sariawan? Nah seperti itu lah penyakit pada mulut kucing, jika sudah terjadi hal demikian periksalah dulu mulutnya apakah ada luka atau tidak. Jika terdapat luka pada mulut kucing atau tercium bau yang kurang sedap, maka ini bisa jadi penyebab kenapa kucing kita tidak mau makan.

    Selain itu nfeksi atau radang pada daerah gusi dan gigi (periodontitis) juga menyebabkan kesakitan pada daerah gusi sehingga kucing menjadi lebih sedikit makannya. Infeksi gusi dan gigi ini ditandai dengan bau mulut dan air liur yang lebih banyak.

    Terdapat makanan atau tulang yang terselip pada gigi. Ketika memberikan tulang atau ikan padakucing tak jarang mereka pun tersedak, dan mungkin juga melukai bagian gusi dan gigi. Hal ini dapat menyebabkan sakit pada gusi sehingga nafsu makan kucing menurun.

  3. Stres

    Penyebab terjadinya stres beragam bisa karena kondisi terlalu ramai, ada hewan baru dirumah, ada hewan peliharaan lainnya yang mengganggu, serta bisa juga stress karena ditinggalkan oleh pemiliknya. Kucing memiliki perasaan yang sensitive, namun biasanya kucing lebih pandai menyembunyikannya. Stress yang berkepanjangan disertai dengan penurunan nafsu makan tentunya akan berbahaya bagi kucing anda.

    Jika sudah terjadi hal demikian anda harus benar – benar memberikan perharian yang lebih pada kucing.

  4. Gangguan Sistem Pencernaan

    Ketahuilah, kucing ini memiliki metabolisme yang kurang baik. Kucing yang mempunyai masalah pada sistem pencernaannya bisa menyebabkan kucing ini menjadi tidak mau makan karena mual atau hanya merasa sakit.

    Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan gangguan pada salurang pencernaan kucing, antara lain sebagai berikut:

    • Terdapat benda asing di perut atau usus kucing yang bisa menyebabkan nyeri atau bahkan sampai terjadi penyumbatan. Biasanya kucing suka memakan benda asing, itulah faktor utama yang menyebabkan sistem pencernaan kucing menjadi nyeri atau tersumbat.
    • Radang akut atau kronis pada membran yang melapisi usus besar.
    • Parasit seperti cacing dan protozoa di perutnya.
    • Pankreatitis bisa disebut dengan peradangan atau infeksi pankreas.
    • Kanker misalnya seperti limfoma usus.
    • Perubahan lingkungan bakteri usus.

Untuk mengenali kucinng yang sedang mengalami kerusakan pencernaan adalah dengan penurunan berat badan, lemas, diare, muntah, dan sembelit.
Sebelum itu lihat fasesnya pada kucing, apabila kucing terdapat tanda – tanda seperti itu sebaiknya segera konsultasi kepada dokter hewan untuk dilakukan diagnosa lebih lanjut.

  1. Mengalami Perpindahan

    Perpindahan ataupun menitipkan kucing bisa menjadi salah satu penyebab kucing tidak nafsu makan. Kondisi ini biasanya menyebabkan kucing menjadi stress dengan tempat barunya sehingga perlu beradaptasi. Ketahulah, kucing itu sangat sensitive terhadap perubahan, karena mereka memiliki feeling dan mood sama seperti kita.

  2. Bosan dengan Makanan yang Diberikan

    Faktor kucing tidak nafsu makan biasa jadi karena dia telah bosan dengan makanan yang biasa diberikan. Selain itu, penyebab lainnya bisa dikarenakan kucing sedang sakit sehingga mengakibatkan nafsu makan berkurang bahkan hilang. Hal ini sangat mungkin terjadi pada kucing loh cat lovers! Bayangkan saja memakan makanan yang sama selama bertahun-tahun dan tanpa variasi. Tentu saja rasa jenuh akan muncul pada kucing kita.

    Biasanya rasa jenuh akan terlihat ketika dia mencium makanan dan akhirnya makanan dibiarkan begitu saja. Hidung kucing sangat sensitive loh terhadap rasa, terutama pada makanan yang baunya kurang menyengat.

  3. Awal Kehamilan dan Melahirkan

    Awal kehamilan pun merupakan salah satu faktor pemicu kucing yang tidak mau makan, tak jarang kucing mengalami penurunan nafsu makan karena hormon yang berubah. Biasanya juga kucing bisa mengalami muntah pada awal kehamilan karena hormon progesterone yang meningkat menyebabkan kondisi lambung lebih asam.

    Hal ini menjadi memicu penurunan nafsu makan pada kucing. Dan setelah melahirkan biasanya kucing gelisah sehingga tidak mau makan. Jika kucing dipaksa untuk makan biasanya akan dimuntahkan kembali, itu karena dorongan saat kontraksi.

Penyebab kenapa kucing tidak mau makan atau penurunan nafsu makan ini memang beragam. Pengobatan dan penangannya tentun berdasarkan pada penyebabnya. Sebaiknya anda konsultasi kepada dokter hewan jika kucing yang anda pelihara sudah tidak nafsu makan.

Hal ini tentunya akan sangat berguna bagi anda dan kucing anda, karena dokter hewan akan menanyakan pertanyaan seputar apa yang dimakan sebelumnya, serta menentukan penanganan yang tepat untuk kucing anda seperti vaksin atau obat yang akurat.

Oleh sebab itu anda  perlu memperhatikan betul pola makan kucing anda sehingga bisa mengetahui jika terdapat perubahan pada pola makannya.

Selanjutnya mari kita mengetahui cara mengatasi kucing yang tidak mau makan.

Cara Mengatasi Kenapa Kucing Tidak Mau Makan :

  1. Memberikan Variasi Makanan Kucing

    Biasanya makanan kering khusus kucing atau dry food memang memiliki bau yang cukup tajam dan menyebabkan nafsu makan berkurang. Anda dapat mensiasatinya dengan mencampur makanan kering dengan makanan basah kalengan khusus untuk kucing seperti friskies atau whiskas agar merangsang nafsu makan kucing anda.

    Apabila ingin hasil yang lebih baik, anda dapat memberikan makanan dengan merk Science Diet. Aroma yang dimiliki makanan jenis ini lebih tajam dan kandungan nutrisi di dalamnya lebih lengkap. Namun perlu diketahui, makanan merk Science Diet ini hanya boleh diberikan sesekali saja bukan setiap hari.

    Walaupun makanan basah dapat merangsang nafsu makan kucing, namun memiliki dampak negative juga apabila diberikan setiap hari yakni dapat menyebabkan karang dan flek yang berlebih pada gigi kucing.

    Apa anda masih kebingungan untuk memilih makanan kucing pilihan terbaik? tenang saja, kami telah menyediakannya di web ini agar memudahkan anda untuk mengetahuinya.

  2. Menghangatkan Makanan Kucing

    Seperti yang anda ketahui bahwa indra penciuman kucing sangat sensitive, sehingga akan lebih tertarik pada makanan dengan bau yang menyengat dan menggugah selera. Memberikan ayam atau ikan rebus ditambah dengan kaldu ayam yang telah dihangatkan bisa menggugah selera makannya. Teknik menghangatkan makanan ini pun baik untuk meningkatkan nafsu makan pada kucing yang sudah tua.

  3. Memancing Nafsu Makanan Kucing

    Memancing nafsu makan kucing bisa dilakukan dengan cara menyuapinya. Bisa juga dilakukan dengan cara mengoleskan daging segar atau makanan basah pada mulut atau hidungnya kucing. Melakukan hal ini supaya kucing terpancing dengan makanan yang akan kita berikan kepadanya.

  4. Memberikan Suplemen Meningkatkan Nafsu Makan Kucing

    Sebenarnya suplemen untuk meningkatkan nafsu makan pada kucing ini bisa diberikan kapan saja, tidak hanya saat mengalami kondisi tidak nafsu makan. Biasanya suplemen mengandung banyak vitamin dan mineral yang sangat baik untuk menjaga kesehatan. Secara alami, dapat menggunakan temulawak atau kunyit, tidak hanya bisa meningkatkan nafsu makan pada manusia, namun bisa juga digunakan untuk meningkatkan nafsu makan pada kucing.

    Penurunan nafsu makan pada kucing ini akan mempengaruhi pada kesehatannya di kemudian hari. Waktu yang berkepanjangan dapat menyebabkan penuruna berat badan, dehidrasi, bahkan kondisi kurus yang sulit untuk diperbaiki.

  5. Tube Feeding

    Apakah anda pernah mendengar Tube Feeding? Tube Feeding adalah memasukan makanan langsung ke pusat pencernaan kucing. Tapi ingat! tube feeding ini digunakan anda gunakan dalam keadaan darurat atau mendesak saja ya. Misalnya, kamu sudah mencoba berbagai cara namun si kucing tetap tidak mau makan.

    Apabila catlovers tidak tega atau tak terbiasa melakukannya lebih baik ke dokter hewan saja, biar dokter hewan yang melakukan tube feeding tersebut pada kucing anda.

  6. Mengajak Bermain Kucing

    Kucing yang tidak mau makan bisa saja karena faktor jarang bermain atau beraktifitas. Maka dari itu, biasakanlah kucing anda bermain secara aktif agar kucing tidak merasa bosan. Karena hal tersebut dapat membuat kucing anda menjadi naik nafsu makannya.

  7. Memberikan Tempat yang Nyaman pada Kucing

    Hal ini biasanya berlaku pada kucing yang baru diadopsi. Karena untuk kucing yang baru diadopsi biasanya dia akan merasa tertekan dengan lingkungan barunya. Oleh karena itu buatlah tempat tinggal kucing senyaman mungkin dan jauhkan dari hewan peliharaan yang lainnya. Melakkukan hal demikian bertujuan supaya kucing dapat dengan mudah beradaptasi di lingkungan barunya.

Setelah membahas tentang cara mengatasi dan penyebab kenapa kucing tidak mau makan atau susah makan di atas, semoga dapat mengatasi permasalahan catlovers ya. Apabila tips di atas masih belum bisa mengatasinya, cobalah konsultasi ke dokter hewan terdekat di kota anda.

 

Cara Praktis Mengobati Kucing Sakit Lemas

kucing sakit lemas

Kucing – Bagi anda yang memiliki hewan peliharaan kucing pasti mengharapkan kucing anda telihat sehat dan terawat. Dengan cara selalu menjaga kebersihan kendang kucing, tempat kotorannya, hingga memperhatikan asupan makanannya. Tidak heran jika anda membawa kucing kesayangan ke dokter hewan untuk mendapatkan perawatan tambahan tiap bulannya, misalkan untuk imunisasi atau vitamin kucing. Nah ayo kita bahas ke tahap selanjutnya dalam mengobati kucing sakit lemas

Seperti manusia pada umumnya, kucing peliharaan pun bisa mengalami sakit hingga badannya kurus dan lemas. Penyakit bisa saja datang menyerang kucing tanpa bisa dihindari. Pada saat kucing yang anda pelihara terlihat lemas, pastilah anda akan merasa khawatir. Namun, sebelum anda mengonbati kucing yang terlihat lemas sebaiknya anda mengenali terlebih dahulu awal mula penyebabnya.

Hal ini perlu dilakukan agar anda bisa memberikan penanganan yang akurat terhadap kucing. Maka dari itu, marilah kita mengenali terlebih dahulu penyebabnya supaya mengobati kucing yang terlihat lemas lebih maksimal.

Berikut ini penyebab kucing sakit lemas:

  1. Makan terlalu cepat.
  2. Makanan yang sulit dicerna, misalnya teksturnya yang terlalu keras.
  3. Muntah-muntah akibat virus.
  4. Keracunan

Pada biasanya kucing akan muntah atau mencret jika mengalami hal yang ada di atas.

Saat hal tersebut terjadi, anda harus bisa memberikan penanganan yang akurat kepada kucing agar dapat sembuh dengan cepat.

kucing sakit lemas

Berikut ini Trik Mengobati Kucing Sakit Lemas:

  1. Memberikan Air Minum yang bersih

    Kucing sakit lemas karena muntah atau mengalami diare, rentan mengalami dehidrasi. Hal ini diakibatkan banyaknya cairan yang keluar dari tubuhnya. Oleh karena itu, berilah kucing kesayanganmu air minum yang bersih.

    Sebisa mungkin ganti air di tempat minumnya dengan air yang baru, karena dikhawatirkan ada virus atau bakteri yang tersisa di tempat minumnya yang lama. Dengan minum air yang cukup, pencernaan kucing akan terbantu untuk segera pulih kembali.

  2. Memberikan Vitamin

    Dalam mengobati kucing sakit lemas, anda bisa memberikan vitamin pada makanan si kucing. Tujuan melakukan hal ini adalah untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh kucing agar bisa segar kembali.

    Selain itu, pemberian vitamin juga dapat membantu tubuh kucing untuk melawan virus yang menjadi penyebab kucing terlihat lemas.

  3. Ajak Kucing Bermain

    Trik mengobati kucing sakit lemas selanjutnya adalah ajak kucing bermain. Nafsu makan kucing biasanya akan menurun jika dia jarang bermain atau beraktifitas seperti biasanya.Hal ini biasa terjadi jika kuicng kesayangan anda sedang hamil. Sebelum itu sebaiknya anda mengetahui lebih lanjut ciri-ciri kucing hamil agar memudahkan anda untuk mengajak kucing bermain.

    Jika hal tersebut memang benar terjadi, sebaiknya anda tidak memaksa kucing untuk bermain lincah seperti biasanya. Biarkanlah dia untuk bermalas-malasan, asalkan dia tetap mau makan dan minum seperti biasa. Tapi jika kucing tidak sedang hamil, usahakanlah agat kucing tetap bermain.

    Maka dari itu biasakanlah kucing anda bermain – main agar aktif dan tidak merasa bosan. Karena hal tersebut dapat meningkatkan nafsu makan kucing.

  4. Memberikan Tempat Tidur yang Hangat

    Faktor yang membuat kucing menjadi terlihat lemas bisa saja disebabkan oleh suhu tubuhnya yang turun. Jika hal tersebut sudah terjadi jangan sampai anda membiarkannya, karena kucing anda bisa terserang hipotemia.

    Oleh karena itu, untuk menolongnya kamu bisa membantu menghangatkan tempat tidurnya dengan cara menumpuk handuk kering di tempat tidur kucing.

    Selain itu anda juga bisa menggunakan lampu pijar untuk menghangatkan tempat tidur kucing.

  5. Memberikan Susu Kucing

    Susu khusus kucing mengandung taurine dan aneka nutrisi penting lainnya yang bisa diberikan kepada kucing saat dia terlihat lemas. Jika si kucing tidak bisa meminumnya atau tidak mau meminum susu tersebut anda bisa menyuapinya dengan sendok kecil, sedotan ataupun syringe (suntikan tanpa jarum).

    Jika kucing peliharaanmu termasuk kucing yang menyukai susu, dia akan bisa minum dengan lahap. Tentu hal ini akan menambah energinya dan mempercepat penyembuhannya.

  6. Memberikan Bubur Beras Merah

    Untuk mengobati kucing sakit lemas anda juga bisa memberi bubur beras merah instan yang banyak dijual di warung ataupun supermarket. Bubur beras merah ini juga sangat bergizi dan bisa membantu kucing memperkuat tubuh kucing untuk melawan penyakit yang sedang menyerangnya.

  7. Memberikan dryfood

    Untuk mempermudah pemberian makanan dryfood, kamu bisa menghancurkannya lalu mencampurkannya dengan sedikit air hangat. Tunggulah beberapa saat hingga makanan tersebut dingin, kemudian suapkan makanan tersebut ke mulut kucing kesayanganmu.

    Memastikan asupan makanannya mencukupi merupakan satu cara untuk mengobati kucing sakit lemas.

  8. Memberikan oralit

    Jika kucing anda terlihat lemas yang diakibatkan diare ataupun muntah, anda bisa memberikan oralit untuknya. Anda bisa membuat oralit sendiri, yaitu dengan mencampur gula dan garam lalu encerkan dengan air.

    Untuk hasil yang lebih baik, anda bisa menggunakan gula merah, alih-alih gula pasir biasa. Sama seperti pada manusia, pemberian cairan oralit pada kucing juga akan bisa membantu kucing mencukupi kebutuhan cairannya dan terhindar dari dehidrasi.

  9. Memberikan Air Kelapa Muda

    Hampir sama dengan oralit, air kelapa muda bisa menjaga kucing peliharaan anda agar tidak dehidrasi. Karena air kelapa muda mengandung elektrolit yang baik untuk tubuh dan menjaga tubuh tetap segar. Hal ini ternyata tidak hanya berlaku untuk manusia, melainkan juga pada kucing.

  10. Memberikan Kuning Telor pada Makanan Kucing

    Kuning telur dikenal kaya akan nutrisi dan protein tinggi yang baik untuk tubuh. Dengan menambahkan kuning telur pada makanan kucing, tubuh kucing akan semakin kuat dan tidak lagi lemas. Pastikan anda memberi kuning telur yang sudah matang, dengan mengukus kuning telur tersebut dan campurkan ke makanan kucing.

  11. Berikan Asupan Raw Food

    Kucing peliharaan bisa saja tampak sakit dan lemas karena kekurangan nutrisi dan asupan makanan. Untuk mengatasinya, anda bisa menambah asupan raw food, yaitu makanan yang mengandung banyak protein.

    Untuk makanan yang mengandung banyak protein seperti ayam, ikan, minyak zaitun dan lain-lain. Potong kecil-kecil makanan tersebut dan campur ke dalam makanan khusus kucing yang biasa anda berikan ke kucingmu.

  12. Memberikan Obat Cacingan

    Kucing juga bisa tampak sakit lemas akibat dia sedang cacingan. Hal ini cukup umum terjadi pada kucing yang masih kitten atau bayi. Lemas akibat cacingan ini wajar, karena cacing di perutnya pasti akan menyerap nutrisi di tubuh kucing sehingga kucing itu kekurangan nutrisi untuk dirinya sendiri. Jika memang ini penyebab kucingmu sakit lemas, berilah obat cacing khusus kucing yang bisa dengan mudah anda dapatkan di petshop.

  13. Konsultasi pada Dokter Hewan

    Jika anda mengobatik kucing yang terlihat lemas sebaiknya jangan sembarangan, karena bisa – bisa bukannya kucing anda membaik tapi malah justru keracunan. Maka dari itu anda harus membawa kucing ke dokter agar kucing kesayangan anda mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut lagi olehnya. Selain itu, dokter akan memberi tahu anda obat yang harus cocok diberikan untuk si kucing.

  14. Membersihkan Kandang Kucing

    Selain point- point penting diatas, anda juga harus memastikan kendang kucing biar bersih. Jika kucing anda muntah, segeralah untuk mengelap dan bersihkan bekas muntahannya. Usahakan juga untuk menyemprot bekas muntahannya dengan cairan disinfektan. Hal ini akan mencegah sakit kucing anda semakin parah ataupun penularan penyakit ke kucing lain.

Nah, kini anda tidak perlu lagi terlalu khawatir jika kucing yang anda pelihara tiba-tiba terlihat lemas. Hal utama yang perlu anda perhatikan adalah penyebab kucing menjadi lemas, untuk kemudian anda bisa memutuskan tindakan apa yang paling tepat untuk diberikan pada kucing kesayangan anda. Semangat, ya!

Semoga dengan Cara Praktis! Mengobati Kucing yang Terlihat Lemas ini anda menjadi lebih mengetahui dan tentunya kalian akan menjadi lebih mengerti mengenai cara menghilangkan kutu pada kucing persia.

Semoga info ini bisa bermanfaat untuk kalian para pecinta kucing.

Dan jangan lupa untuk share ya, agar para catlover dapat mengerahuinya.

Pencarian Terbaru:

Jenis Merk Makanan Kucing Persia Terbaik yang Murah Dan Bagus

merk makanan kucing persia

Merk Makanan Kucing Persia – Sama seperti manusia pada umumnya, kucing merupakan makhluk hidup yang membutuhkan makanan. Akan tetapi, anda pasti bertanya-tanya kenapa merk makanan kucing persia itu sangat mahal atau tidak? Iya, memang benar makanan kucing itu sangat mahal jika dibandingkan dengan makanan manusia?

Ketahuilah, makanan kucing yang sehat sangat penting bagi pertumbuhannya. Makanan kucing ada yang dijual kalengan dan kiloan, biasanya harga makanan kucing kiloan lebih murah dari pada harga pakan kucing kalengan. Selain itu perawatan yang dilakukan secara teratur, pemberian vitamin juga merupakan hal yang perlu diperhatikan.

Cobalah anda perhatikan Grafik kandungan gizi yang berada pada makanan kucing

Grafik Kandungan Gizi Makanan Kucing

Sebelum kita lanjut ke harga dan merk makanan kucing persia yang ada, anda perlu memperhatikan tabel dibawah ini sebelum memilih makanan kucing yang berkualitas.

Tabel di bawah ini merupakan daftar perofil gizi dari AAFCO untuk makanan kucing khususnya, serta terdapat juga info dari peranan penting vitamin dan mineral menurut informasi dari NRC.

Association of American Feed Control Officials (AAFCO) Profil Gizi Makanan Kucing
dengan Peranan dari Mineral & Vitamin

Gizi Satuan Masa Pertumbuhan dan Reproduksi (Minimum) Masa Dewasa (Minimum) Maximum Fungsi Kekurangna & Kelebihan
Protein % 30.0 26.0
Arginina % 1.25 1.04  –
Histidina % 0.31 0.31  –
Isoleusina % 0.52 0.52  –
Leusina % 1.25 1.25
Lisina % 1.20 0.83  –
Metionina + Sisteina % 1.10 1.10  –  –
Metionina % 0.62 0.62 1.50  –
Fenilalanina + Tirosina % 0.88 0.88  –
Fenilalanina % 0.42 0.42  –  –
Treonina % 0.73 0.73  –  –  –
Triptofan % 0.25 0.16  –  –  –
Valina % 0.62 0.62  –  –  –
Lemak % 9.0 9.0  –  –
Asam linolenat % 0.5 0.5
Asam arakidonat % 0.02 0.02  –
Mineral
Kalsium % 1.0 0.6  –
  • Pembentukan tulang dan gigi
  • Koagulasi darah
  • Transmisi impuls saraf
  • Kontraksi otot
  • Pensinyalan sel
Kekurangan

  • Hiperparatiroidisme sekunder
  • Hilangnya kandungan mineral tulang, yang dapat menyebabkan keroposan dan kelengkungan pada tulang belakang (tulang pinggang dan panggul)
  • Nyeri pada tulang, yang dapat berlanjut menjadi fraktur patologis

Kelebihan

  • Tertekannya asupan makanan
  • Menurunya pertumbuhan
  • Peningkatan kepadatan mineral tulang
  • Peningkatan kebutuhan magnesium
Fosfor % 0.8 0.5
  • Struktur rangka
  • Struktur DNA dan RNA
  • Metabolisme energi
  • Lokomosi
  • Keseimbangan asam-basa
Kekurangan

  • Anemia hemolitik
  • Gangguan lokomotor
  • Asidosis metabolik
 Kalium %  0.6 0.6
  • Keseimbangan asam-basa
  • Transmisi saraf-impuls
  • Reaksi enzimatik
  • Fungsi transportasi
Kekurangan

  • Anoreksia
  • Pertumbuhan yang lamban
  • Gangguan neurologis, termasuk ataksia dan kelemahan otot yang parah
 Sodium %  0.2 0.2
  • Keseimbangan asam-basa
  • Regulasi tekanan osmotik
  • Generasi dan transmisi impuls saraf
Kekurangan

  • Anoreksia
  • Gangguan pertumbuhan
  • Minum dan haus berlebihan
  • Buang air kecil yang berlebihan
 Klorin/Khlorida %  0.3  0.3  –
  • Keseimbangan asam-basa
  • Osmolaritas, cairan ekstraseluler
Kekurangan

  • Peningkatan kadar natrium dalam cairan ginjal
  • Kelebihan ekskresi kalium
 Magnesium % 0.08 0.04  –
  • Fungsi enzim
  • Otot dan kestabilan membran sel saraf
  • Hormon dan fungsi sekresi
  • Struktur mineral tulang dan gigi
Kekurangan

  • Pertumbuhan yang buruk
  • Terlalu luasnya sendi carpal
  • Otot berkedut
  • Konvulsi/kejang- kejang

Kelebihan

  • Pembentukan batu ginjal pada saluran kemih, karena tingginya kandungan pH
 Zat besi mg/kg  80.0 80.0  –
  • Sintesis pada hemoglobin dan mioglobin
  • Metabolisme energi
Kekurangan

  • Berat badan berkurang
  • Masa mengandung menjadi lebih lama
 Tembaga (makanan kering) mg/kg 15.0  5.0
  • Pembentukan jaringan ikat
  • Metabolisme zat besi
  • Pembentukan sel darah
  • Pembentukan pigmen melanin
Tidak ada penelitian mengenai kekurangan gizi ini pada kucing
 Tembaga (makanan kalengan) mg/kg  5.0 5.0
  • Pembentukan mielin
  • Pertahanan terhadap kerusakan oksidatif
Kekurangan

  • Kulit menjadi luka
  • Keterlambatan pertumbuhan
  • Kerusakan testis
 Mangan mg/kg  7.5  7.5  –
  • Fungsi enzim
  • Pengembangan Tulang
  • Fungsi neurologis
Kekurangan

  • Pembesaran kelenjar tiroid

Kelebihan

  • Air mata, air liur, dan cairan hidung yang berlebihan
  • Munculnya ketombe
 Seng mg/kg  75.0  75.0 2000.0
  • Reaksi enzim
  • Replikasi sel
  • Metabolisme protein dan karbohidrat
  • Fungsi Kulit
  • Penyembuhan luka
Tidak ada penelitian mengenai kekurangan gizi ini pada kucing
 Yodium mg/kg 0.35

0.35

 –  

  • Sintesis pada hormon tiroid
  • Diferensiasi sel
  • Pertumbuhan dan perkembangan pada anak anjing
  • Regulasi tingkat metabolisme
Kekurangan

  • Konjungtivitis
  • Katarak, degenerasi retina, dan masalah mata lainnya
  • Penurunan berat badan
  • Kelemahan otot
  • Gangguan reproduksi dan perkembangan

Kelebihan

  • Luka pada tulang anak kucing, terutama hasil dari pertumbuhan tulang leher
  • Osteoporosis
 Selenium mg/kg  0.1  0.1  

  • Pertahanan terhadap kerusakan oksidatif
  • Respon kekebalan
Kekurangan

  • Rakhitis
  • Kelainan pada perkembangan kerangka
  • Kelumpuhan progresif
  • Ataksia
  • Kurangnya perawatan
  • Penurunan berat badan dan asupan makanan

Kelebihan

  • Anoreksia
  • Muntah
  • Keletihan
  • Pengapuran jaringan lunak
 Vitamin
 Vitamin A SI/kg 9000.0  5000.0 750000.0
  • Penglihatan
  • Pertumbuhan
  • Fungsi kekebalan
  • Perkembangan janin
  • Diferensiasi seluler
  • Transfer transmembran protein
Kekurangan

  • Anoreksia
  • Depresi
  • Sensitivitas nyeri pada perut
  • Patologi jaringan lemak
 Vitamin D SI/kg  750.0 500.0  10000.0
  • Pemeliharaan status mineral
  • Struktur rangka
  • Kontraksi otot
  • Pembekuan darah
  • Konduksi saraf
  • Pensinyalan sel
  • Keseimbangan fosfor

 

Kekurangan

  • Panjangnya waktu untuk pembekuan darah
  • Pendarahan
 Vitamin E SI/kg  30.0  30.0
  • Pertahanan terhadap kerusakan oksidatif melalui radikal bebas
Kekurangan

  • Gangguan neurologis, termasuk mengubah refleks dan menyebabkan kejang
  • Gangguan pada denyut jantung
  • Perubahan patologis pada sistem saraf pusat
  • Kekurangan berat badan
 Vitamin K mg/kg  0.1  0.1
  • Pengaktifan faktor pembekuan, protein tulang, dan protein lain
Kekurangan

  • Panjangnya waktu untuk pembekuan darah
  • Pendarahan
 Vitamin B1/Tiamin mg/kg  5.0 5.0  –
  • Metabolisme energi dan karbohidrat
  • Pengaktifan saluran ion dalam jaringan saraf
Kekurangan

  • Gangguan neurologis, termasuk mengubah refleks dan menyebabkan kejang
  • Gangguan pada denyut jantung
  • Perubahan patologis pada sistem saraf pusat
  • Kekurangan berat badan
Riboflavin mg/kg 4.0 4.0  –
  • Fungsi enzim
Kekurangan

  • Katarak
  • Hati menjadi berlemak
  • Atrofi testis
 Asam pantotenat mg/kg  5.0  5.0
  • Metabolisme energi
Kekurangan

  • Pertumbuhan terhambat
  • Perubahan lemak dalam hati
  • Luka pada usus kecil
 Niasin mg/kg  60.0 60.0  –
  • Fungsi enzim
Kekurangan

  • Anoreksia
  • Penurunan berat badan
  • Peningkatan suhu tubuh
  • Warna lidah menjadi merah dan menyala, bersamaan dengan ulserasi dan sesak napas
 Vitamin B6/Piridoksina  mg/kg  4.0  4.0  –
  • Generasi glukosa
  • Fungsi sel darah merah
  • Sintesis pada niasin
  • Fungsi sistem saraf
  • Respon kekebalan
  • Regulasi hormon
  • Regulasi gen
Kekurangan

  • Pertumbuhan terhambat
  • Kejang
  • Luka pada ginjal
 Asam folat  mg/kg  0.8  0.8
  • Metabolisme asam amino dan nukleotida
  • Sintesis pada protein mitokondria
Kekurangan

  • Menurunnya tingkat pertumbuhan
  • Peningkatan kadar zat besi dalam darah
 Biotin  mg/kg  0.07 0.07
 Vitamin B12  mg/kg  0.02  0.02  –
  • Fungsi enzim
Kekurangan

  • Penurunan berat badan
  • Muntah
  • Diare
  • Gangguan usus (pencernaan)
 Kolin mg/kg  2400.0  2400.0  –
 Taurin (makanan kering) %  0.10 0.10  –
 Taurin (makanan kalengan)  %  0.20 0.20

Itulah Gandungan gizi yang terkandung dalam makanan kucing yang perlu anda ketahui.

Sebenarnya dalam membeli makanan yang baik untuk kucing persia, kucing anggora, kucing kampung itu sangat menguras kantong juga sih. Belum lagi untuk biaya yang perawatan yang diperlukan perbulannya.

Aduh memikirkan begitu saja sudah pusing yah.

Nah, untuk mensiasati semua itu anda perlu mengetahui harga dan merk makanan kucing persia yang satu ini agar pengeluaran anda untuk membeli makanan kucing tidak begitu berat menguras kantong. Dan ingat! jangan sampai anda lupa untuk mengetahui makanan kucing persia apa yang cocok untuk kucing peliharaan anda. Salain itu, jika anda masih dalam tahap awal memelihara kucing alangkah baiknya anda mengetahui terlebih dahulu cara merawat kucing bagi pemula. Hal ini perlu anda lakukan agar kucing yang dipelihara menjadi sehat dan terlihat menggemaskan.

Berikut Ini Harga dan Merk Makanan Kucing Persia

Dibawah ini adalah beberapa harga dan merk makanan untuk  kucing persia yang bisa dijadikan pilihan bagi anda yang ingin membeli makanan kucing. Harganya bervariasi ada harga makanan kucing murah namun ada juga yang mahal.

  1. Royal Canin

    royal caninMakanan kucing Royal Canin ini mempunyai kelebihan yaitu dapat mencegah kerontokan pada bulu kucing yang biasanya disebebkan oleh faktor iklim dan cuaca. Makanan kucing ini juga disarankan oleh banyak dokter hewan karena nutrisinya yang sudah tidak diragukan lagi. Karena itulah makanan Royal Canin adalah makanan kucing yang sangat populer.

    Kucing domestik atau kucing kampung juga mendapatkan kelebihan dari Royal Canin, yaitu bulu mereka bisa jadi lebih lebat jika makan Royal Canin.

    Daftar Harga dan Merk Makanan Kucing Persia “Royal Canin”

    Jenis Berat Ukuran Harga
    Royal Canin Dewasa Maine Coon  2kg Rp 240.000
     Royal Canin Dewasa Maine Coon 400gr Rp 60.000
     Royal Canin Dewasa Maine Coon  4kg Rp 430.000
     Royal Canin Dewasa Persian  2kg Rp 240.000
     Royal Canin Dewasa Persian  400gr Rp 60.000
     Royal Canin Baby Cat Milk  300gr Rp 300.000
     Royal Canin Baby Cat  4kg Rp 230.000
     Royal Canin Exigent 2kg  Rp 230.000
     Royal Canin Fit 10kg Rp 800.000
     Royal Canin Fit 2kg Rp 200.000
    Royal Canin Fit 400gr Rp 50.000
     Royal Canin Hair & Skin 10kg Rp 950.000
     Royal Canin Hair & Skin 2kg Rp 230.000
     Royal Canin Hair & Skin 400gr  Rp 55.000
     Royal Canin Indoor 2kg  Rp 230.000
     Royal Canin Kitten 10kg  Rp 950.000
     Royal Canin Kitten  2kg  Rp 240.000
     Royal Canin Kitten 400gr  Rp 55.000
     Royal Canin Kitten Maine Coon  2kg Rp 260.000
     Royal Canin Kitten Maine Coon  400gr  Rp 65.000
    Royal Canin Kitten Persian 2kg Rp 260.000
     Royal Canin Kitten Persian 400gr  Rp 65.000
     Royal Canin Kitten Persian 10kg  Rp 1.100.000
     Royal Canin Baby 2kg  Rp 240.000
     Royal Canin Mother & Kitten 400gr  Rp 55.000
     Royal Canin Persian  10kg  Rp 990.000
     Royal Canin Pro Queen  4kg  Rp 450.000
  2. Me-o

    me-oMakanan kucing Meo ini hanya dikhususkan untuk kucing yang memiliki bulu panjang seperti kucing angora, Persia. Makanan kucing merk Meo adalah jenis makanan yang kering serta basah.Kandungan vitamin dan mineral yang dimiliki juga berfungsi untuk mencegah kerontokan pada bulu kucing dan menyelamatkan kucing anda jika kucing anda menelan bulu yang rontok pada masa kerontokan.

    Karena makanan kucing ini mengandung asam amino serta omega 3 dan 6.

    Nutrisi diatas berfungsi untuk merangsang kehalusan bulu dan kulit kucing akan berkilau. Harga makanan kucing Meo termasuk yang cukup terjangkau.

    Daftar Harga dan Merk Makanan Kucing Persia “Me-o”

    Jenis Berat Ukuran Harga
    Meo Persian 1.5 Kg Rp. 70.000
    Meo Adult Tuna/Chiken/Beef 1.5 Kg Rp. 65.000
    Meo Kitten 1.5 Kg Rp. 63.000
  3. Pro Plan

    pro planSebagai pemilik kucing tentulah anda sangat menginginkan kucing yang anda miliki menjadi gemuk dan menggemaskan. Karena alasan itulah, kita sebagai pemiliknya harus selalu memberikan jenis pangan yang berkualitas untuk mereka.

    Pastilah anda bertanya – tanya. Untuk harga pakan yang satu ini berapa?

    Anda bisa lihat daftar harga makanan untuk kucing persia Pro plan dibawah ini.

    Daftar Harga dan Merk Makanan Kucing Persia “Pro Plan”

    Jenis Berat Ukuran Harga
    ProPlan Dewasa Chicken & Rice 3,18kg Rp 320.000
    ProPlan Dewasa Chicken & Rice 7,26kg Rp 588.000
    ProPlan Dewasa Salmon & Rice 3,18kg Rp 320.000
    ProPlan Dewasa Salmon & Rice 7,26kg Rp 588.000
    ProPlan Kitten 3,18kg Rp 320.000
    ProPlan Kitten 3,18kg Rp 320.000
  4. Friskies

    friskiesUntuk jenis makanan kucing yang satu ini cukup populer di Indonesia. Merk ini sering dijadikan sebagai sponsor untuk beberapa acara binatang peliharaan. Disisi lain kita juga bisa mendapatkan makanan kucing ini dengan mudah di supermarket terdekat.

    Namun perlu anda ingat, tidak semua kucing cocok dengan makanan ini. Disisi lain mungkin Frieskies bisa menjadi pilihan karena jenis makanan yang satu ini sudah menyediakan makanan dalam bentuk basah dan kering. Harga makanan kucing persia Friskies ini bervariasi.

    Daftar Harga dan Merk Makanan Kucing Persia “Friskies”

    Jenis Berat Ukuran Harga
     Frieskies 2 In 1gravy Coated  1,1kg Rp 67.000
     Frieskies Dewasa Tuna  7kg Rp 297.000
     Frieskies Dewasa Ocean  1,5kg Rp 68.000
     Frieskies Dewasa Ocean Fish  3kg Rp 147.000
     Frieskies Dewasa Ocean Fish  450gr  Rp 30.000
     Frieskies Dewasa Ocean Fish  7kg  Rp 297.000
     Frieskies Dewasa Tuna  1,5kg  Rp 68.000
     Frieskies Kitten  400gr Rp 33.000
     Frieskies Kitten Chicken & Fish  1,2kg  Rp 66.000
  5. Whiskas

    wiskasPerlu anda ketahui bahwa Whiskas mempunyai 2 jenis makanan yaitu basah dan kering. Namun, tidak semua kucing cocok dengan makanan. Hampir sama seperti jenis makanan kucing Friskies. Harga makanan kucing persia Friskies ini bervariasi.

    Daftar Harga dan Merk Makanan Kucing Persia “Whiskas”

    Jenis Berat Ukuran Harga
    Whiskas Junior 450gr Rp 29.250
    Whiskas Junior Ocean Fish 1,4kg Rp 76.000
    Whiskas Junior Mackarel Fish 85gr Rp 76.000
    Whiskas Junior Tuna 85gr Rp 6.000
    Whiskas Ocean Fish 1,4kg Rp 70.000
    Whiskas Ocean Fish 480gr Rp 30.000
    Whiskas Ocean Fish 7kg Rp 268.000
    Whiskas Sardines Calamari & Prawns 400gr Rp 16.000
    Whiskas Seafood Platter 400gr Rp 16.000
    Whiskas Tuna & White Fish 85gr Rp 6.000
    Whiskas Tuna 1,4kg Rp 70.000
    Whiskas Tuna 3,2kg Rp 142.000

    Sekarang anda sudah ada gambaran bukan? untuk membeli pakan jenis apa yang cocok untuk diberikan pada kucing.

    Masing-masing merk makanan kucing di atas tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan. Untuk pemilihan jenis pakan yang sekiranya cocok untuk kucing tergantung keinginan anda sendiri. Harga dan merk makanan kucing pesia diatas semoga bisa menjadi referensi mu dalam memilih makanan kucing terbaik.

    Nah, itulah daftar harga dan merk makanan kucing persia.

    Jika masih ada yang kurang, kalian bisa tinggalkan komentar di bawah. Semoga bermanfa’at yaa, dan jangan lupa untuk share info ini ke teman anda atau para catlovers yang lainnya agar mereka juga mengetahui daftar harga dan merk makanan kucing persia ini.

Pencarian Terbaru:

Ternyata Cara Menjinakan Kucing Liar Sangatlah Mudah

Cara Menjinakan Kucing Liar

Kucing – Bagi anda ingin mengadopsi kucing liar sebaiknya mengetahui terlebih dahulu cara menjinakan kucing liar.

Dalam cara menjinakan kucing liar sebaiknya anda memiliki kesabaran yang besar.

Karena kucing yang ingin anda adopsi sudah dewasa, maka semakin sulit juga cara menjinakannya.

Tapi tenang saja, anda cukup melakukan cara – cara seperti ini saja untuk menjinakan kucing liar.

Berikut Ini Cara Menjinakan Kucing Liar

  1. Siapkan Ruang Khusus untuk Kucing

    ruang khusus kucingDalam cara menjinakan kucing liar terlebih dahulu anda perlu menyiapkan ruang khusus untuk kucing.

    Usahakan tempat yang anda siapkan untuk kucing liar itu di dalam ruangan tertutup.

    Dalam cara menjinakan kucing liar ini anda bisa menggunakan ruangan kecil, tenang dan jauh dari peliharaan lainnya.

    Jangan lupa juga untuk menyiapkan kotak pasir untuk tempat buar air kucing, mangkuk makan kucing, mangkuk air dan beberapa mainan di dalam ruangannya.

    Biarkanlah kucing liar itu terbiasa dengan lingkungan barunya.

    Dalam ruangan kucing yang anda adopsi, sebaiknya anda memastikan hal – hal berikut ini:

    • Pastikan Ruangan Tertutup

      Dalam ruangan kucing liar yang anda adopsi pastikanlah ruangan tersebut benar – benar tertutup.

      Hal ini perlu anda lakukan agar mencegah kucing melarikan diri.

      Periksa juga apakah ada lubang di dalam ruangannya yang bisa digunakan kucing untuk melarikan diri.

    • Singkirkan Semua Barang Dari Ruangan

      Singkirkanlah segala hal yang bisa dijatuhkan oleh kucing seperti sebuah rak.

      Upaya ini dilakukan agar kucing merasa nyaman dan tenang.

    • Terangi Ruangan Menggunakan Lampu

      Dalam menerangi ruangan kucing sebaiknya anda menggunakan lampu yang redup ya.

      Mengapa begitu?

      Agar kucing liar yang anda adopsi merasa lebih aman di lingkungan barunya.

  2. Memberikan Makanan pada Kucing

    memberikan makanan kucingPada saat anda memberikan makanan pada kucing yang anda adopsi.

    Berikanlah makanan pada kucing diwaktu yang sama setiap harinya.

    Sama seperti halnya kucing liar yang masuk ke dalam rumah anda kemudian dikasih makan.

    Pastilah keesokan harinya dia akan bali lagi untuk meminta makan.

    Dalam memberikan makanan untuk kucing, sebaiknya anda memberikan makanan yang disukainya.

    Selain memberikan makanan, jangan lupa berikan juga untuk memberikan kucing air mineral mateng.

    Jangan sampai anda memberikan air mentah pada kucing.

    Karena hal tersebut dapat mengganggu pencernaan kucing.

    Dan agar kucing menikmati suasana barunya lakukanlah hal tersebut secara perlahan tapi pasti.

    Gampang bukan?

    Nah untuk mempermudah anda menjikan kucing liar, sebaiknya anda baca sampai tuntas.

  3. Melatih Kucing Membuang kotoran

    melatih kucing buang kotoranAgar kucing tidak membuang air atau kotoran sembarangan, anda perlu menyediakan kotak yang berisi pasir.

    Lalu cara agar kucing yang kita adopsi menggunakannya bagaimana?

    Gampang kok caranya.

    Anda cukup meletakan kucing di kotak yang berisi pasir tersebut saat kucing telah selesai makan.

  4. Memberikan Perhatian yang Lebih

    memberikan kasih sayang pada kucingcara menjinakan kucing liar yang selanjutnya adalah memberikan perhatian yang lebih.

    Coba perhatikan perubahan kucing kamu dari hari ke hari.

    Jika kucing sudah terlihat agak tenang, maka beikanlah perhatian yang lebih padanya.

    Bagaimana caranya?

    Cukup dengan cara mengelus-elusnya atau menggendongnya, anda juga bisa mengajak ngobrol kucing loh.

    Nah, jika anda rutin memberikan perhatian pada kucing, maka pelan-pelan kucing anda pasti mulai jinak dan nurut.

    Kalau anda tidak rutin memberikan perhatian pada kucing, maka kucing anda akan pergi dari rumah.

  5. Melatih Kucing agar Mengikuti Kita

    kucing mengikuti kitaPastinya anda menginginkan kucing liar yang anda adopsi itu seperti kucing rumahan yang sangat jinak bukan?

    Contohnya saja seperti ini, bila majikan pergi kemanapun si kucing akan mengikutinya.

    Gampang kok caranya.

    Untuk melatih kucing agar mengikuti kita cukup dengan memberikan kasih sayang kepadanya.

    Karena semakin sering anda bersamanya dalam bermain ataupun memberikan makanan, maka dia akan suka untuk mengikuti anda.

  6. Memberikan Panggilan untuk Kucing

    memanggil kucingUmumnya kucing akan mendekati kita pada saat kucing dipanggil dengan sebutan pusss.

    Tapi perlu anda ketahui, sebenarnya kita bisa mengubah nama panggilan tersebut sesuai dengan nama panggilan yang kita inginkan.

    Akan tetapi pasti kita akan mengalami kesusahan untuk memberikan nama panggilan pada kucing yang sudah dewasa.

    Untuk menangani hal tersebut anda bisa lakukan hal seperti memancingnya dengan memberikan makanan.

    Melakukan hal ini untuk melatih kucing agar datang pada saat kita panggil namanya.

Tips dalam CaraMenjinakan Kucing Liar

  1. Sebaiknya anda menjinakan kucing liar jika anda benar – benar berencana untuk memeliharanya.
  2. Jangan patah semangat bila anda gagal menjinakan kucing liar, karena tidak semua kucing liar bisa dijinakan.
  3. Berikanlah kucing ruangan sebanyak yang dia inginkan, agar kucing liar yang sudah anda jinakan tidak cenderung menutup diri.
  4. Berilah kasih sayang yang lebih pada kucing jika anda merasa nyaman dengannya.

Semoga pengetahuan ini bermanfa’at untuk anda dan dengan adanya pengetahuan ini anda menjadi lebih bersemangat lagi dalam merawat kucing.

Jangan lupa untuk share ke teman anda ya..

Pencarian Terbaru:

Trik Jitu Cara Menghilangkan Kutu Kucing Persia di Rumah

menghilangkan kutu kucing persia

Menghilangkan Kutu Kucing Persia – Tanda – tanda awal yang dialami kucing anda pada saat sedang terkena kutu biasanya yaitu seringnya kucing menggaruk bulunya sendiri.

kutu kucingPada saat anda menyadari hal demikian terjadi pada kucing peliharaan anda maka kemungkinan besar kutu ini juga berada di rumah anda.

Tempat yang sering dihinggapi kutu antara lain di tempat yang gelap dan hangat seperti pada rambut atau bulu kucing.

Kasian sekali bukan, kalau kucing kita sampai dihinggapi oleh kutu.

Peran anda disini sangat penting sekali untuk menghilangkan kutu tersebut.

Jangan sampai anda menganggap sepele kutu kucing ini.

Karena kutu ini memiliki sifat parasit yang memakan darah dan dapat memindahkan berbagai macam penyakit yang berbahaya.

Secara otomatis jika anda membiarkan hal ini maka kulit kucing akan lecet atau luka dan nantinya bisa terjadi alergi serta infeksi sekunder.

Sebenarnya gampang – gampang susah juga sih untuk menghilangkan kutu pada kucing persia.

Gampangnya menghilangkan kutu pada kucing persia ya seperti kutu bisa terangkat pada saat kita menyisir bulu kucing yang sudah dimandikan.

Disisi susah menghilangkannya seperti menghilangkan telur kutu yang menempel pada kucing.

Karena untuk menghilangkan telur kutu itu kita harus mengambil satu persatu.

Untuk anda yang ingin menghilangkan kutu pada kucing persia alangkah baiknya sebelum itu anda mengenali terlebih dahulu kutu ( pinjal ) dan caplak ini.

Hal ini perlu anda lakukan agar sarang yang di hinggapi atau di tempati kutu seperti pada hewan peliharaan, kebun, dan rumah anda hilang tuntas.

Yuk, kita ketahui tahap – tahap apa saja untuk menghilangkan kutu pada kucing persia agar hilang tuntas.

Berikut ini tahap – tahap menghilangkan kutu kucing persia:

1.Membasmi pinjal atau menghilangkan kutu pada kucing persia

Dalam tahap pertama ini ada beberapa hal yang perlu anda lakukan atau pahami agar mendapatkan hasil yang maksimal dalam menghilangkan kutu kucing persia.

Berikut ini hal – hal yang perlu anda pahami:

A.Mengetahui bentuk kutu ( pinjal )kutu kucing

Banyak sekali orang yang menganggap bahwa bentuk dan ukuran pinjal bersifat mikroskopik, akan tetapi pada kenyataannya tidak demikian.

Kenapa begitu? karena anda dapat melihat pinjal ini jika diamati dari dekat sehingga tidak perlu menggunakan kaca pembesar untuk melihat pinjal ini.

Untuk ukuran tubuh pinjal yang dewasa sangatlah kecil, karena panjangnya hanya kurang dari 0,3 cm.

Kutu ini merupakan serangga yang berwarna cokelat kemerahan dan tidak memiliki sayap, tetapi kutu ini masih dapat melompat tinggi.

Secara lateral badan pinjal ini sangat padat, sehingga lebih lebar dari punggung ke perut jika dibandingkan dari samping kanan ke samping kiri.

B.Mengetahui tanda keberadaan pinjal

pinjal kucing

Cara agar anda bisa mengetahui keberadaan pinjal pada kucing anda, cukup anda lakukan hal seperti menyisir bulu kucing anda dari belakang ke depan.

Karena secara umum pinjal itu harus menggigit terlebih dahulu untuk dapat meminum darah pada mahluk yang di hinggapinya.

Jika kutu sudah menggigit kulit pada mahluk yang di hinggapinya maka dari gigitan itu akan meniggalkan bekas merah dan luka.

Maka dari itu, pada saat anda menyisir bulu kucing carilah bekas gigitan pinjal yang ada pada kulit kucing.

Setelah anda menyisir bulu kucing anda, maka jatuhkanlah serpihan atau remah kotoran yang berada pada sisir ke permukaan tisu yang diberi sedikit air.

Jika kotoran yang anda taruh ke tisu ini akan berubah warna menjadi cokelat kemerahan itu dikarenakan kotoran tersebut mengandung darah yang sudah dicerna si kutu.

Selain itu terlebih dahulu anda harus memastikan apakah kucing anda itu pernah keluar rumah atau tidak, seperti pergi ke tempat penitipan, salon hewan, rumah teman, motel, dll.

Karena pinjal bisa saja berpindah tempat dari tempat satu ke tempat yang lainnya, dan pada ahkirnya pinjal tersebut hinggap di kucing anda.

Itu lah cara hilangkan kutu dengan mudah yang bisa anda lakukan untuk mengetahui apakah kucing anda itu ada kutunya atau tidak.

Jika anda masih belum nyakin bahwa kucing anda itu ada kutunya, bawalah kucing peliharaan anda ke dokter hewan.

Karena dokter hewan dapat mengenali pinjal dan bisa memberikan resep obat untuk menyingkirkan parasit tersebut dari kucing anda.

C.Konsultasi kepada dokter

Untuk konsultasi kepada dokter ini sangatlah penting, karena untuk pengobatan dokter anda akan dipastikan utuk memilih produk yang aman dan efektif untuk kucing peliharaan anda.

Pada saat anda ingin membeli obat kutu untuk kucing anda alangkah baiknya anda membeli obat kutu tersebut langsung dari dokter hewan.

Karena jika anda sembarangan membeli obat kutu yang dijual di toko hewan peliharaan itu dapat berbahaya untuk kucing.

oh iya jangan lupa yang satu ini juga kawan, jika di rumah anda terdapat anak kecil atau wanita hamil maka sampaikan pada dokter hewan ya.

Hal ini juga merupakan faktor penting dalam menentukan pengobatan yang aman untuk anda dan juga hewan peliharaan anda.

D.Pengobatan dari luar

penggunaan obat luar kutu kucing

 

Anda mungkin memiliki berbagai macam pilihan yang berkaitan dengan obat kutu.

Sebelum itu pastikanlah produk yang anda pilih berlebel untuk kucing dan bukan untuk anjing.

Karena kucing bisa sakit parah atau bahkan bisa mati jika anda melakukan perawatan kepada kucing menggunakan obat yang ditujukan untuk anjing.

Maka dari itu pada saat membeli produk obat kutu jangan sampai anda salah pilih ya.

Anda dapat membasmi kutu kucing dengan cepat jika obat luar ini dioleskan secara langsung pada kulit kucing anda.

Sebagai tindakan pencegahan kutu yang hinggap pada kucing anda sebaiknya anda menggunakan pengobatan ini setiap bulannya.

Berikut ini obat yang pada umumnya di gunakan untuk menghilangkan kutu pada kucing persia:

1.Dinotefuran dan pyriproxyfen atau biasa disebut dengan Vectra: Produk ini hanya khusus untuk membasmi pinjal.
Pastikan anda tidak membeli produk dengan nama yang serupa seperti Vectra 3D, karena obat serupa tersebut hanya digunakan untuk anjing.

Untuk Vectra 3D sendiri mengandung permethrin, yang sangat berbahaya bagi kucing.

2.Fipronil dan (S)-methoprene atau biasa disebut dengan Frontline Plus for Cats: kegunaan produk ini untuk membunuh larva, telur pinjal dan juga pinjal dewasa.

Selain itu, prodil ini juga dapat membunuh caplak serta kutu yang menggigit.

3.Imidacloprid dan pyriproxyfen atau biasa disebut dengan Advantage II: Anda bisa gunakan produk ini ntuk membasmi semua tahapan kehidupan pinjal.

Pastikan anda tidak membeli produk dengan nama yang serupa seperti Advantix II, karena obat serupa tersebut dipergunakan bagi anjing.

Soalnya produk ini mengandung permethrin, yang berbahaya bagi kucing.

4.Selamectin atau biasa disebut dengan Revolution: Untuk penggunaan obat ini oleskan sebulan sekali untuk membasmi pinjal dewasa dan telur-telurnya.

Selain itu obat ini juga membunuh caplak, cacing jantung, tungau telinga dan tungau sarkoptik.

Akan tetapi anda perlu lebih waspada pada saat membeli obat ini karena Selamectin tidak berlisensi sebagai produk pembasmi caplak.

Karena obat ini hanya bekerja pada beberapa jenis caplak saja, dan tidak efektif melawan Ixodes, yang merupakan spesies pembawa penyakit Lyme.

Jika caplak merupakan kekhawatiran utama Anda, bicarakan dengan dokter hewan mengenai metode pengendalian yang lebih efektif, seperti kerah Seresto atau Frontline.

Ada cara lain yang biasanya para cat lovers gunakan untuk mengobati kutu pada kucing persia, antara lain sebagai berikut:

1.Menggunakan shampo anti kutu kucing pada saat memandikan kucing

Faktor umum untuk menjaga kebersihan tubuh kucing yaitu dengan cara memandikan kucing.

Tujuan untuk memandikan kucing bukan hanya untuk menjaga kucing agar tetap bersih saja, tetapi juga untuk mencegah dan mengusir kutu yang hinggap di tubuh kucing.

Selain memandikan kucing, aktifitas grooming juga merupakan salah satu finishing yang sangat bagus dalam cara membasmi telur kutu yang terdapat pada kucing.

Oh iya, supaya makin ampuh dan efeknya ganti shampo biasa dengan shampo kucing anti kutu kalau bisa gunakan shampo yang aroma lemon.

Shampo kutu kucing ini biasanya bisa untuk menghilangkan kutu kucing.

Supaya anda mendapatkan hasil yang maksimal dan si kutu tidak balik lagi ke tubuh kucing maka mandikanlah kucing anda sebulan sekali secara konsisten.

2.Menggunakan minyak kayu putih

Anda sendiri belum tahu kan bahwa minyak kayu putih ini dapat menghilangkan kutu pada kucing persia!!

Tapi tunggu dulu yaahh, minyak kayu putih yang dimaksud disini itu bukan minyak telon lohh!

Walaupun minyak kayu putih dan minyak telon itu memiliki fungsi yang sama seperti menghangatkan tubuh dan menghilangkan kembung.

Untuk anda yang belum tahu!! minyak telon sendiri pada umumnya berfungsi untuk memberikan rasa hangat, menghilangkan rasa pegal, melancarkan peredaran darag serta aroma nya dapat mengobati pusing, masuk angin dan membantu relaksasi.

Dan untuk minyak kayu putih ini terbuar dari hasil penyulingan daun dan tanring tanaman kayu putih, kalau untuk minyak telon terdiri dari 3 komposisi yaitu minyak adas, kayu putih dan kelapa.

Lalu bagaimana cara menggunakan minyak kayu untuk menghilangkan kutu pada kucing persia?

Tenang saja, anda tidak perlu bingung – untuk mengetahui caranya kok.

Cukup anda oleskan saja minyak kayu putih tersebut pada sela – sela tubuh kucing yang terdapat pada gumpalan bulu kucing.

Karena biasanya kutu akan berada disitu dan perlu anda ingat bahwa jangan oleskan minyak kayu putih ini pada indra yang dimiliki kucing! karena minyak kayu putih ini sangat sensitif, apalagi terhadap hidungnya.

3.Menyemprokan air cuka

Ingatlah yang satu ini kawan, bahwa kutu kucing itu tidak menyukai aroma cuka loh!

Dalam penyajian air cuka yang ingin disemprotkan pada kucing cukup gampang kok kawan.

Anda cukup memasukkan cuka dan juga air ke dalam panci atau wadah yang bisa dihangatkan dengan menggunakan api.

Untuk perbandingan cuka dan air tersebut pastikan 1:1 atau seimbang ya kawan.

Ingat, jangan kurang dan jangan lebih juga ya! agar anda mendapatkan hasil yang maksimal.

Setelah air dan cukanya dihangatkan, anda bisa menaruhnya ke dalam botol semprot lalu semprotkan air tersebut ke bagian tubuh kucing yang terdapat kutunya.

Akan tetapi pada saat anda menyemprotkan cairan ini usahakan jangan sampai terkena mata atau telinga kucing yaa.

4.Menggunakan lemon

Para cat lovers yang lainnya juga biasa menggunakan untuk menghilangkan kutu pada kucing persia loh!

Karena pada dasarnya kutu itu menyukai aroma wangi jeruk lemon.

Cara menghilangkan kutu pada kucing persia dengan menggunakan lemon ini cukup praktis loh kawan.

Hal yang anda perlu lakukan tinggal mengambil air mendidih tentunya yang sudah di tampung di sebuah wadah yaa seperti panci atau sebagainya, lalu campurkan setengah buah lemon ke dalam air mendidih tersebut.

Kemudian setelah anda melakukan hal tersebut tutuplah pancinya lalu biarkanlah sejenak sampai airnya menjadi dingin sehingga lemon yang sudah dimasukan tadi menjadi larut merata.

Setelah itu anda dapat menuangkan larutan lemon tadi kedalam botol semprot.

Lalu anda tinggal semprotkan saja deh larutan lemon ini pada bulu kucing anda yang terdapat kutunya.

Kurang lebih cara penyajiannya sama seperti cuka bukan?

Pada saat anda tidak mempunyai lemon untuk digunakan anda tidak perlu bingung kok kawan, cukup gantikan dengan cuka saja.

5.Menggunakan garam

Jangan anggap sepele yang satu ini kawan, gini – gini juga garam bisa untuk menghilangkan kutu persia loh! khususnya untuk larvat dan telur kucing.

Cara dalam menghilangkan kutu pada kucing persia cukup anda tambahkan garam pada air hangat di wadah atau ember.

Lalu remdamlah kucing di larutan air hangat yang udah dicampur dengan garam tadi, wahh seperti berenang saja yaa.

Ingat kawan, pada saat merendam kucing usahakan jangan sampai si kucing tenggelam yaa, karena kasian nanti kalau kucingnya tenggelam.

6.Vaksin Ivermecrin

Cara menghilangkan kutu kucing persia yang selanjutnya yaiti vaksin Ivermecrin.

Vaksin ini merupakan alternatif yang bisa anda coba untuk menghilangkan kutu kucing persia.

Akan tetapi anda terlebih dahulu harus konsultasi dengan dokter hewan yah.

Dalam menggunakan vaksin, sebaiknya anda mengetahui terlebih dahulu daftar harga vaksin untuk kucing

Kebanyakan orang yang beranggapan bahwa suntik ivermectin ini untuk mengatasi jamur pada kucing.

Akan tetapi fungsi utama yang sesungguhnya suntik invermectin ini untuk membasmi kutu kucing bukan untuk mengatasi jamur pada kucing.

Maka dari itu, kebanyakan dokter hewan menggunakan Ivermectin untuk membasmi cacing dan ektoparasit seperti kutu kucing ini.

Namun Ivermectin tidak bisa digunakan untuk membunuh telur kutu.

Biasanya dibutuhkan minimal 3 kali suntikan dengan jarak 3-4 minggu untuk hasil yang maksimal.

Dan perlu anda ingat kawan, jangan gunakan suntik ini pada anak kucing ya.

Karena jika anda gunakan suntik ini pada anak kucing maka anak kucing anak keracunan dan terjadi kerusakan pada ginjalnya.

7.Obat tetes anti kutu kucing

Sebelum itu ada yang perlu anda ketahui terlebih dahulu bahwa obat tetes kutu kucing ini hanya bisa kita gunakan untuk kucing dewasa.

Dalam pemakaian obat tetes anti kutu ini jagan sampai berlebihan yah, alangkah baiknya sebelum anda menggunakan obat ini anda membaca aturan pakainya dahulu.

Obat ini biasanya digunakan pada bagian tengkuk atau leher si kucing agar kucing tidak menjilat – jilatinya.

8.Spray anti kutu kucing

Pada jaman sekarang memang sudah banyak sekali kemajian dalam obat – obatan termasuk obat untuk menghilangkan kutu kucing persia.

Contohnya saja pada spray anti kutu kucing ini, untuk penggunaan spray sendiri tidak perlu disemprotkan pada hewan peliharaan anda sampai basah atau berlebihan.

Karena hal itu akan berakibat buruk untuk kesehatan kucing anda.

Jadi kesimpulannya anda cukup mengikuti aturan pakai yang sudah tertera pada kemasannya saja.

9.Sisir kutu kucing

Pada jaman sekarang sudah ada loh produk sisir kucing persia khusus untuk menghilangkan kutu kucing persia.

Anda bisa membeli atau mendapatkan produk ini di petshop terdekat di daerah anda.

Untuk penggunaan sisir anti kutu kucing ini bisa anda gunakan setelah kucing selesai mandi maupun belum mandi atau pada saat anda mempunyai waktu luang saja.

10.Minyak telon

Cara menghilangkan kutu kucing dengan minyak telon. anda pasti bingung kan kenapa minyak telon ini juga bisa digunakan untuk menghilangkan kutu kucing persia.

Ketahuilah para cat lovers, bahwa minyak telon ini juga merupakan cara ampuh menghilangkan kutu kucing.

Cara penggunaannya juga cukup gampang loh, anda hanya tinggal melakukan hal seperti mengusapkan minyak ke bagian kulit kucing yang banyak terdapat kutunya.

Akan tetapi dalam penggunaannya jangan kebanyakan juga ya.

Agar sewaktu kucing menjilati tubuhnya itu dia tidak sampai menjilat ke bagian yang kita olesi minyak telon.

11.Menggunakan cuka apel

Selain beberapa jenis semprotan diatas tadi, anda juga bisa menggunakan cuka apel ini.

Karena cuka apel ini memiliki bau busuk yang tentunya tidak disukai oleh kutu kucing.

Untuk campuran cairan ini dengan menggunakan sari buah apel dan air, dengan perbandingan 2:1.

12.Jus lidah buaya

Lah kok lidah buaya? Nah, anda perlu tahu yang satu ini juga.

Lidah buaya yang dibuat menjadi jus juga bisa dijadikan sebagai obat untuk menghilangkan kutu kucing persia loh.

Cara yang satu ini wajib anda coba dirumah untuk menghilangkan kutu kucing persia anda.

Lalu cara menggunakannya bagaimana? gampang kok caranya.

Anda cukup menyediakan lidah buaya dan kemudian dibuat jus lalu ditambah sedikit cabe rawit.

Setelah melakukan hal tersebut masukanlah jus lidah buaya itu kedalam botol semprot.

Dan, TARAA… anda tinggal menyemprotkannya saja pada bagian bulu kucing yang terdepat kutunya.

Selain itu anda perlu mengetahui juga larangan apa saja yang tidak boleh dilakukan dalam hal menghilangkan kutu kucing persia anda.

Berikut ini 4 cara yang dilarang dalam menghilangkan kutu kucing persia:

1.Memberikan bedak

Kenapa gak boleh? Karena kebanyak kasus setelah kucing diberikan bedak lalu dimandikan, kucing menjadi muntah-muntah dan bisa mengakibatkan alergi.

Jadi sebaiknya pemakaian bedak untuk membasmi kutu kucing ini jangan dilakukan.

2.Obat kimia

Jangan menggunakan obat kimia untuk menghilangkan kutu kucing.

Kalau anda ingin menggunakan obat kimia untuk menghilangkan kutu kucing persia usahakan yang dianjurkan oleh dokter ya.

3.Menggunakan obat kimi berlebihan

Hal ini benar – benar tidak boleh anda lakukan, bilamana anda memakai obat kimia pastikan dosisnya jangan berlebihan.

Contohnya saja Spray Anti kutu, bila anda menyemprotkannya sampai bulu kucing basah hal itu akan berbahaya untuk kucing.

E.Menggunakan obat dalam

pengobatan dalam kutu kucing

Sebelum itu pertimbangkanlah terlebih dahulu untuk menggunakan obat kutu yang akan diminum si kucing.

Jika hanya mencoba mengobati pinjal dan bukan caplak, Anda dapat memberi kucing Anda obat minum ini.

Obat minum ini dapat berupa suspensi cair atau tablet.

Obat ini hanya tersedia di dokter hewan, yang dapat merekomendasikan produk terbaik untuk kucing Anda.

Sebaiknya dalam menggunakan obat dalam ini dilakukan setiap bulannya.

Hal ini perlu anda lakukan sebagai tindak pencegahan kutu kucing.

Obat dalam tersebut antara lain seperti berikut:

1.Lufenuron (lebih dikenal dengan Program): Biasanya obat ini berbentuk tablet, cairan suspensi oral, atau suntikan.

Berikan obat ini kepada kucing anda di dalam makanannya.

Lakukanlah hal tersebut sebulan sekali untuk membasmi telur-telur dan larva pinjal.

2.Nitenpyram (dikenal sebagai Capstar): Bentuknya adalah pil.

Untuk obat ini berikan pada kucing sesuai petunjuk dokter untuk membasmi pinjal dewasa serta telur-telurnya.

3.Spinosad (atau Comfortis): Obat ini berbentuk tablet kunyah, yang harus Anda berikan pada kucing bersama makanan sebulan sekali untuk membasmi pinjal.

F.Obat luar oles

Untuk yang satu ini anda perlu memegang aplikator secara tegak agar obatnya tidak tumpah dan yang pastinya sesuai intruksi yang tertera ya.

Sibak bulu pada leher kucing (di dasar tengkorak atau antara tulang belikat) untuk mengekspos kulit.

Dengan cara ini, kucing Anda tidak akan dapat menjilat obat saat membersihkan diri.

Tunggingkan botol aplikator dan tuangkan cairan obat ke satu titik yang terdapat kutu pada kulit kucing secara langsung.

Pastikan cairan mengenai kulit dan bukan hanya bulu kucing saja.

Pastikan anda telah menuang hingga abis obat oles luar tersebut.

Jangan pernah lupa membaca instruksi lengkap pada label produk, karena instruksi ini berbeda untuk tiap obat.

2.Membasmi caplak pada kucing persia

Dalam tahap kedua ini alangkah baiknya anda memahami atau mempelajari beberapa hal yang berkaitan dengan caplak.

Yuk kita lihat, apa saja yang perlu kita pahali tentang caplak.

A.Mengetahui bentuk caplak

caplak kutu kucing

 

Sebenernya caplak itu seperti apa sih? pasti anda bertanya – tanya bukan?

Nah, mesti anda ketahui nih.

Sesungguhnya caplak itu memiliki karakteristik yang berbeda – beda di setiap spesiesnya.

Akan tetapi untuk badan yang dimiliki caplak pada dasarnya itu lonjong dengan kepala yang kecil.

Warna yang dimiliki kutu ini pada umumnya coklat kemerahan, coklat gelap, hitam dan abu – abu.

Selain itu untuk ukuran caplak sendiri tidak lebih panjang dari 0,6 cm dan beberapa spesies lainnya mungkin memiliki ukuran yang lebih kecil.

Perlu anda perhatikan bahwa caplak betina yang kenyang karena tubuhnya telah menyedot darah dapat membesar hingga 1,2 cm.

Ingat! caplak ini tidak seperti pinjal, karena caplak bukanlah serangga.

Kutu ini termasuk golongan arachnida seperti laba-laba.

Jika kutu ini sudah menjadi dewasa maka dia akan memiliki 8 kaki.

Untuk caplak termuda atau terkecil ( larva ) memiliki 6 kaki.

B.Tanda keberadaan caplak

keberadaan caplak kucing

Seperti yang dibilang tadi bahwa caplak tidak sama dengan pinjal.

Karena caplak tidak dapat melompat atau terbang seperti yang dilakukan pinjal.

Jadi untuk mengetahui keberadaan caplak pada kucing anda sangatlah mudah.

Selain itu jika caplak sudah menggigit kucing anda maka dia tidak akan lepas hingga dia selesai menyedot darah si kucing.

Pada saat hal itu terjadi, anda tidak akan melihat kepala caplak.

Sebenarnya hal ini akan menyulitkan anda untuk menentukan apakah anda melihat caplak atau kulit tumbuh berwarna gelap.

Lah, jadi susah dong untuk mengetahuinya?

Tenang, tidak perlu panik.

Untuk membedakannya anda cukup cari kaki caplak.

Karena caplak cenderung menumpuk di daerah tubuh yang hangat dan terlindungi, seperti daerah antara bantalan cakar, di dalam telinga, dan ketiak.

Selain itu ingat – ingat lah kembali apakah kucing anda pernah keluar rumah atau berada di suatu tempat yang mungkin dapat menularkan caplak? seperti lapangan berumput tinggi, lumbung, peternakan.

C.Menghilangkan caplak

menghilangkan caplak

Jika anda sudah mengetahui adanya tanda – tanda keberadaan caplak pada kucing anda sebaiknya anda pastikan lagi apakah itu benar caplak atau bukan.

Pada saat anda sudah memastikan bahwa itu benar – benar caplak maka ambillah caplak menggunakan pinset yang berujung halus.

Dan pastikan anda sudah menggunakan sarung tangan terlebih dahulu.

Tarik tubuh caplak dengan perlahan dan hati – hati, karena anda perlu mengambil tubuh caplak beserta kepalanya.

Pada saat anda mengambil tubuh caplak jangan sampai kepala caplak terpisah dari tubuhnya.

Karena jika kepala caplak terpisah, hal itu dapat menyebabkan infeksi pada kucing anda.

Anda perlu melakukan pemeriksaan caplak pada kucing anda secara rutin dari kepala hingga ekor untuk melihat apakah caplak bersarang atau tidak.

D.Konsultasi dengan dokter hewan

Kenapa hal ini perlu anda lakukan?

Karena dokter hewan akan memastikan anda untuk memilih produk yang aman dan efektif pada kucing.

Untuk pembelian obat caplak sebaiknya langsung dari dokter hewan saja.

Karena obat yang di jual di toko hewan peliharaan itu sebagian besar dapat berbahayakan untuk kucing.

Untuk pengobatan luar yang berbentuk cairan topikal tersedia, sedangkan produk oral untuk membasmi caplak dan pinjal tidak tersedia.

E.Pengobatan dari luar

Anda mungkin memiliki beberapa pilihan berkaitan dengan pemilihan obat caplak topikal.

Sebelum anda membeli obat caplak pastikan produk yang anda pilih itu berlabel untuk kucing ya bukan untuk anjing.

Jika anda menggunakan obat caplak yang ditujukan untuk anjing pada kucing anda, kemungkinan kucing bisa sakit parah atau bahkan bisa mati.

Usahakan pengobatan ini anda lakukan sebulan sekali yaa.

Untuk obat caplak yang pada umumnya sering digunakan yaitu :

1.Fipronil dan (S)-methoprene biasa disebut dengan nama Frontline Plus for Cats

Cara pemakaiannya gampang kok, cukup oleskan sebulan sekali saja.

Hal ini bertujuan untuk membunuh larva, telur, dan pinjal dewasa.

Obat ini juga dapat membunuh caplak serta kutu yang menggigit.

2.Selamectin biasa disebut dengan nama Revolution

Hampir sama dengan yang di atas tadi, anda cukup oleskan sebulan sekali saja

Hal ini agar dapat membasmi pinjal dewasa dan telur-telurnya.

Selain itu obat ini juga dapat membunuh caplak, cacing jantung, tungau telinga, dan tungau sarkoptik, tetapi tidak terdaftar sebagai produk pembasmi caplak.

Obat ini hanya bekerja sebagian pada beberapa jenis caplak, dan tidak efektif melawan Ixodes, yang merupakan spesies pembawa penyakit Lyme.

F.Pergunakan obat luar dengan benar

Pada umumnya hal yang perlu anda lakukan adalah memegang aplikator ( alat obat luar ) secara tegak agar tidak tumpah dan membukanya sesuai petunjuk yang tertera.

Setelah itu sibak bulu pada leher kucing ( di dasar tengkorak atau antara tulang belikat ) untuk mengekspos kulit.

Dengan cara ini, kucing anda tidak akan dapat menjilat obat saat membersihkan diri.

Tunggingkan botol aplikator dan tuangkan cairan obat ke satu titik pada kulit secara langsung.

Lalu pastikan bahwa obat mengenai kulitnya bukan hanya terkena bulu kucingnya saja.

Periksa aplikator untuk memastikan isinya telah habis.

Oh iya ada yang lupa, jangan pernah lupa membaca instruksi lengkap pada label produk, karena instruksi ini berbeda untuk tiap obat.

3.Menghilangkan caplak dan pinjal dari halaman atau kebun

Penyebab utama kucing anda terkena caplak atau pinjal, bisa saja berasal dari lingkungan sekitar kucing.

Benar tidak?

Maka dari itu, untuk membasmi kutu tersebut secara tuntas dan kucing anda tidak dihinggapi oleh kutu lagi.

Pastikanlah anda membuat halaman atau kebun anda terhindar dari kutu.

Untuk membuat kebun anda terhindar dari kutu, anda perlu melakukan hal – hal sebagai berikut:

A.Usahakan rumput di kebun anda tetap kering dan rapih

Karena caplak tumbuh pesat di lingkungan yang lembap seperti di sela-sela rumput yang tinggi tinggi.

Maka dari itu sering – seringlah untuk memotong rumput agar caplak tidak bersarang di kebun anda sehingga anda dapat meminimalisir perkembangbiakannya.

Salin itu juga anda perlu menyapu daun – daun yang mulai layu di kebun anda.

B.Penghalang jalan caplak

Hal ini perlu anda lakukan, karena caplak tidak senang melewati jalan yang dilapisi kepingan kayu, mulsa, atau kerikil.

Maka anda harus letakkan material ini di sepanjang tepian kebun untuk mencegah caplak mendekati kebun anda.

Sebaiknya anda menggunakan material tersebut yang berukutan 0.9 meter.

C.Membuat penghalang pada kebun anda

penghalang kutu caplak kucing

Dalam artian membuat penghalang disini itu agar hewan seperti kucing liar, hewan pengerat dan rusa tidak dapat masuk ke kebun anda.

Untuk mencegah hewan ini masuk ke kebun anda hal yang perlu anda lakukan antara lain seperti berikut.

Letakkan umpan burung dan tumpukan kayu jauh dari rumah anda lalu bangunlah pagar agar memblokir celah untuk merangkak.

Satu lagi, tanam pohon dan tanaman yang dapat menakuti rusa.

Biasanya sih untuk tanaman yang membuat rusa takut yaitu pohon boxwood, butterfly bush, ginkgo, dan melati.

D.Semprotkan cairan pembasmi serangga (IGR)

Melakukan hal ini bertujuan untuk mengganggu siklus hidup pinjal dan mencegahnya perkembangbiakannya.

IGR dianggap aman bagi manusia dan hewan peliharaan, tetapi berbahaya untuk ikan.

Maka dari itu berhati-hatilah jika Anda menggunakan regulator ini di dekat sumber air.

E.Gunakan tanah diatomit

tanah diatomit

Untuk membasmi pinjal dan caplak atau serangga pada kebun anda gunakanlah produk alami ini.

Karena produk ini sangat praktis, cukup dengan taburkan tanah ini saja di lingkungan atau kebun anda.

Efeck yang dihasilkan oleh tanah ini pada serangga yaitu menghancurkan tubuh sendiri dengan sendirinya.

Disebabkan serangga mengalami dehidrasi karena telah menelan tanah tersebut.

Maka dari itu, berhati – hatilah pada saat anda menyebatkannya ya.

Sebelum anda menyebarkannya, pastikan anda telah menggunakan sarung tangan.

Jangan sampai anda menyentuh tanah diatomit ini menggunakan tangan kosong, menghirupnya atau menelannya.

Kareana bubuk yang sangat halus ini sangatlah tajam sehingga dapat mengiritasi kulit atau paru – paru anda.

Makanya itu, lakukan dengan benar ya.

F.Menggunakan pestisida

pestisida

Nah dalam menggunakan pestisida ini hanya pada saat anda menemukan pinjal atau caplak dalam jumlah yang banyak saja ya.

Cara untuk menentukan apakah kebun anda terdapat pinjal atau tidak, anda cukup melakukan hal sebagai berikut.

Gunakan kaos kaki berwarna putih yang sepanjang lutut lalu berjalan mengitari kebun anda.

Untuk mengetahui kebun anda terdapat pinjal atau tidak, anda akan dapat melihatnya di kaus kaki Anda.

Agar anda dapat membeli pestisida lebih murah, anda dapat memanggil ahli pembasmi serangga yang berpengalaman atau berbicara pada dokter hewan.

Jika anda merawat hewan peliharaan dengan baik dan melindunginya.

Anda mungkin tidak perlu menggunakan pestisida pada kebun anda.

Oh iya ada yang lupa, jangan pernah menggunakan produk yang mengandung Pyrethroid, Permethrin, atau Amitraz untuk kucing Anda.

Karena produk ini dapat menyebabkan efek samping yang serius pada kucing anda, termasuk kematian.

4.Menghilangkan caplak dan pinjal dari rumah

Tempat keberadaan kutu bukan cumu dari kebun halaman saja, melainkan dari rumah anda juga bisa terdapat kutu.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam menghilangkan kutu kucing persia, hal yang satu ini perlu anda lakukan.

Mau tau hal apa saja yang perlu anda lakukan untuk menghilangkan kutu pada kucing persia di rumah anda?

Mari kita simak bersama – sama hal tersebut.

Berikut ini hal – hal yang perlu anda lakukan di rumah anda untuk menghilangkan kutu peda kucing persia.

A.Gunakan penyedot debu

penyedot debu

Gunakanlah penyedot debu ini di rumah anda pada tempat yang sering terdapat kutunya.

Upaya ini perlu anda lakukan untuk menghilangkan pinjal dewasa, telur, serta larva.

Tempat yang sering dihinggapi antara lain pada karpet, pemandian, dan furnitur berlapis.

Maka dari itu, bersihkanlah secara menyeluruh tempat yang sering dihinggapi kutu di setiap hari.

Saat anda menyedot furnitur berlapis usahakan untuk menyedot semua area yang ada difurnitur ya, dan jangan lupa untuk menyedot karpet di bagian bawah furnitur anda.

Fokuskanlah pembersihan pada daerah ini.

Karena sebagian besar kutu di rumah anda itu berkeliaran di tempat peristirahatan.

B.Mencuci kain atau spray

Jika tempat tidur kucing anda dikasih kain, maka cucilah kain tersebut setiap minggu menggunakan air panas yang telah dikasih sabun.

Dengan memcuci kain menggunakan air panas maka telur – telur pinjal yang berada pada kain tersebut akan mati.

Selain itu jangan lupa juga untuk mencuci sarung bantal, kasur kucing, kasur manusia dan kain lainnya yang berada di dalam rumah anda.

C.Gunakan serbuk alami pada kain

serbuk alami penghilang kutu kucing

 

Serbuk yang dapat anda gunakan untuk ditaburkan pada kain atau karpet anda yaitu soda kue atau slica gel.

Jika anda sudah menaburkan bubuk tersebut di atas kain atau karpet rumah anda usahakan untuk mengusap bubuk tersebut hinggal menempel di serat karpet.

Lalu biarkanlah bubuk tersebut pada kain atau karpet anda selama semalaman.

Upaya ini dilakukan untuk membuat pinjal yang menempel di dalam serat kain menjadi dehidrasi.

Usahakan agar hewan peliharaan anda tidak melewati kain tersebut pada saat bubuk ini tersebar di atasnya.

Setelah keesokan harinya jangan lupa untuk menyedot bubuk ini pada kain anda ya.

Agar nanti tidak terhirup oleh anda maupun kucing anda.

D.Gunakan Insektisida

insektisida kutu kucing

Sebelum anda menggunakan Insektisida ini pastikanlah terlebih dahulu lebel yang tertera pada produk ini.

Apakah produk tersebut dapat digunakan dalam rumah yang memiliki hewan peliharaan atau tidak.

Karena insektisida ini mengandung Methoprene atau Pyriproxyfen yang dapat mengatuh pertumbuhan serangga.

Selain itu, perlu anda sadari bahwa semprotan insektisida ini tidak akan membunuh semua tahap siklus hidup pinjal.

Karena setelah 2 minggu bersih – bersih anda mungkin akan menemukan pinjal kembali.

Pada saat hal itu terajadi, lakukanlah penyedotan terus – menerus agar jumlah pinjal terus berkurang.

Dan ingat! jangan pernah anda menggunakan produk yang mengandung pyrethroid, permethrin, atau amitraz.

Karena bahan tersebut bisa membuat kucing menjadi mati.

Jika anda masih ragu dalam menggunakan bahan ini, sebaiknya anda tanyakan pada dokter hewan sebelum menggunakannya.

E.Pergunakan insektisida dengan benar

Pada saat anda ingin menggunakan insektisida, pastikanlah terlebih dahulu bahwa anda sudah menyingkirkan semua orang dan hewan peliharaan.

Semprokan secara langsung insektisida ini pada area tempat hewan peliharaan anda tidur.

Anda juga dapat menyemprotkan insektisida ini pada karpet, permadani, furnitur, papan alas, dan kosen jendela.

Dan pastikan untuk mengikuti intruksi yang tertera pada lebel insektisida.

Tips untuk anda dalam menghilangkan kutu kucing persia

  1. Baca label pengobatan kutu secara menyeluruh. Ikuti arahan seperti yang diindikasikan.
  2. Jaga agar kucing anda tetap di dalam rumah.
  3. Bersihkan secara menyeluruh furnitur berpelapis atau karpet bekas sebelum membawanya ke dalam rumah untuk menghindari masuknya kutu.

Hal yang perlu anda waspadai dalam menghilangkan kutu kucing persia

Dalam menghilangkan kutu pada kucing persia ada hal yang perlu anda waspadai, seperti pelajari bahan kimia apa saja yang perlu dihindari dalam menghilangkan kutu kucing persia.

Contonya saja untuk senyawa organofosfat ( OC ), seperti tetrachlorvinphos, yang digunakan dalam obat perawatan kutu.

Senyawa tersebut telah diberi label “dapat bersifat karsinogenik pada manusia” oleh EPA dan harus dihindari.

Semoga dengan Trik jitu! menghilangkan kutu kucing persia ini anda menjadi lebih mengetahui dan tentunya kalian akan menjadi lebih mengerti mengenai cara membasmi kutu kucing persia.

Semoga info ini bisa bermanfaat untuk kalian para pecinta kucing.

Dan jangan lupa untuk share ya, agar para catlover dapat mengerahuinya.

Ingat! jangan sampe jadi orang yang pelit terhadap pengetahuan.

Pencarian Terbaru: